NASIONAL

Orangutan Jennifer Jadi Duta Persahabatan Indonesia-Jepang

×

Orangutan Jennifer Jadi Duta Persahabatan Indonesia-Jepang

Sebarkan artikel ini
foto : kemlu.go.id

BERITAPRESS.ID, JAKARTA – Orangutan Jennifer menjadi duta persahabatan Indonesia-Jepang setelah resmi diperkenalkan kepada publik Jepang bersama Hayato, orangutan Kalimantan jantan yang lahir di Jepang. Momen tersebut berlangsung dalam acara “Orangutan Jennifer & Hayato Unveiling Ceremony” di Tobe Zoo, Prefektur Ehime, Jepang, dan menjadi simbol kuat kerja sama konservasi antara kedua negara.

Jennifer didatangkan dari Taman Safari Indonesia melalui International Collaborative Breeding Loan Program sebagai bagian dari upaya pelestarian orangutan Kalimantan yang saat ini berstatus kritis atau Critically Endangered berdasarkan Daftar Merah IUCN.

Duta Besar Republik Indonesia untuk Jepang, Nurmala Kartini P. Sjahrir, dalam sambutan yang dibacakan Atase Kehutanan KBRI Tokyo, Ima Yudin Rayaningtyas, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi simbol kerja sama konservasi satwa liar, tetapi juga mempererat hubungan persahabatan Indonesia dan Jepang.

Menurutnya, Indonesia sebagai salah satu negara dengan keanekaragaman hayati terbesar di dunia memandang konservasi satwa liar sebagai tanggung jawab bersama yang membutuhkan kolaborasi lintas negara.

“Program breeding loan orangutan antara Indonesia dan Jepang merupakan contoh nyata kerja sama internasional dalam mendukung upaya konservasi spesies yang terancam punah. Kami berharap Jennifer dan Hayato dapat tumbuh sehat, beradaptasi dengan baik, serta menjadi duta konservasi sekaligus simbol persahabatan Indonesia-Jepang,” ujarnya.

Kartini juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Prefektur Ehime, Pemerintah Kota Tobe, Tobe Zoo, Kementerian Kehutanan RI, Taman Safari Indonesia, dan seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya program tersebut.

Acara itu dihadiri Gubernur Prefektur Ehime Tokihiro Nakamura, Ketua Ehime Zoo Association Tadashi Murakami, Wali Kota Tobe Takahiro Furutani, perwakilan parlemen Prefektur Ehime, pengelola Tobe Zoo, serta masyarakat setempat.

Gubernur Nakamura mengaku bangga atas kehadiran Jennifer di Tobe Zoo. Menurutnya, orangutan asal Indonesia itu memiliki arti penting dalam mendukung program pengembangbiakan sekaligus mempererat hubungan masyarakat Jepang dan Indonesia.

“Kami akan merawat Jennifer dengan sebaik-baiknya. Kami berharap Jennifer dan Hayato dapat hidup sehat, saling beradaptasi dengan baik, dan pada saatnya nanti berkontribusi pada keberhasilan pengembangbiakan orangutan,” katanya.

Sementara itu, Ketua Ehime Zoo Association, Tadashi Murakami, menyebut kehadiran Jennifer menjadi momentum penting bagi Tobe Zoo dalam memperkuat peran kebun binatang sebagai pusat konservasi, pendidikan, dan kerja sama internasional.

Pihak Tobe Zoo memastikan proses adaptasi Jennifer dilakukan secara bertahap melalui pemantauan kesehatan, perilaku, serta respons terhadap lingkungan baru. Proses perkenalan dengan Hayato juga dilakukan secara hati-hati agar keduanya dapat beradaptasi secara alami dan nyaman.

Kehadiran Jennifer di Jepang merupakan hasil kolaborasi panjang berbagai pihak, mulai dari koordinasi antarlembaga, proses perizinan, pemeriksaan kesehatan, hingga pengaturan transportasi yang mengedepankan prinsip kesejahteraan satwa.

Antusiasme pengunjung terlihat sepanjang acara perkenalan Jennifer dan Hayato. Selain menyaksikan dua orangutan tersebut, masyarakat Jepang juga menikmati pertunjukan angklung, tarian tradisional Indonesia, sajian kuliner Nusantara, hingga pertunjukan melukis orangutan secara langsung oleh seniman Jepang Yoshinari Ishimura.

Perpaduan konservasi satwa dan promosi budaya Indonesia itu semakin menegaskan bahwa kerja sama pelestarian orangutan tidak hanya menjaga kelangsungan spesies langka, tetapi juga menjadi jembatan persahabatan antara masyarakat Indonesia dan Jepang. (***) kemlu.go.id/kedubes Tokyo/one