Scroll untuk baca artikel
Press

Empat Podium dari Dua Kategori, SMK PGRI Muaradua Jadi Kekuatan Baru Catur Pelajar OKU Selatan

×

Empat Podium dari Dua Kategori, SMK PGRI Muaradua Jadi Kekuatan Baru Catur Pelajar OKU Selatan

Sebarkan artikel ini

 

BERITAPERSS, OKU SELATAN — SMK PGRI Muaradua tampi sebagai salah satu kekuatan paling dominan dalam Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Catur OKU Selatan 2026.

Bukan hanya membawa pulang gelar juara, sekolah tersebut mencatat hasil impresif dengan menyapu bersih tiga posisi teratas kategori U15. Prestasi itu dilengkapi torehan juara kedua kategori U17 -19 melalui pecatur mudanya, Chiko Refan Ananda.

Pada kategori U15, podium praktis menjadi milik SMK PGRI Muaradua. Ilham Gefin Azua tampil sebagai juara pertama, Devin Deo Pratama menempati posisi kedua, sedangkan Muhammad Rafky mengamankan posisi ketiga. Satu-satunya peserta yang berada di luar tiga besar adalah Aditya di posisi keempat.

Dengan demikian, tiga dari empat posisi teratas kategori U15 dikuasai siswa SMK PGRI Muaradua.

Hasil tersebut menjadi salah satu pencapaian paling menonjol dalam Kejurkab Catur OKU Selatan 2026 yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Muaradua, Minggu (30/8/2026).

Tak berhenti di U15, SMK PGRI Muaradua kembali menempatkan wakilnya di papan atas kategori U17–19. Chiko berhasil merebut posisi juara kedua, hanya berada satu tingkat di bawah Hernando Kusuma yang keluar sebagai juara pertama. Sementara posisi ketiga ditempati Julian dari SMAN 1 Muaradua dan posisi keempat diraih M. Rizki.

Jika ditotal, para pecatur SMK PGRI Muaradua berhasil mengamankan empat posisi podium dari dua kelompok usia, dengan satu gelar juara dan dua posisi runner-up serta satu posisi juara ketiga.

Capaian tersebut sekaligus menegaskan konsistensi siswa SMK PGRI Muaradua dalam persaingan catur usia sekolah di OKU Selatan.

Kejurkab Catur OKU Selatan 2026 diikuti 76 pecatur dari berbagai jenjang pendidikan dan kelompok usia. Peserta datang dari sekolah tingkat SD, SMP hingga SMA/SMK serta kategori senior putri dan senior putra.

Mereka bersaing dalam kategori U11/13, U15, U17/19, senior putri dan senior putra.

Di tengah persaingan tersebut, performa SMK PGRI Muaradua menjadi perhatian tersendiri. Dominasi pada U15 menunjukkan bahwa kekuatan sekolah tersebut tidak bertumpu pada satu pecatur saja.

Ilham, Devin dan M. Kahfi justru tampil bersama dan menempatkan SMK PGRI Muaradua di tiga posisi teratas.

Ini menjadi capaian yang lebih dari sekadar keberhasilan individu. Hasil tersebut memperlihatkan adanya kedalaman talenta di lingkungan SMK PGRI Muaradua, sekaligus memberikan gambaran bahwa pembinaan catur di tingkat sekolah mampu menghasilkan beberapa pecatur kompetitif dalam kelompok pelajar.

Ketua Percasi OKU Selatan, Reza Pahlevi, S.Pd., M.M., mengatakan Kejurkab menjadi bagian dari proses penyaringan pecatur potensial yang dipersiapkan untuk mengikuti kompetisi pada level yang lebih tinggi.

“Insyaallah, dari penyaringan bibit pecatur berprestasi ini nantinya akan kita ikutkan turnamen tingkat provinsi yang rencananya digelar pada 11–13 September 2026 di Palembang,” kata Reza.

Pernyataan tersebut membuka peluang bagi para juara Kejurkab, termasuk para pecatur berprestasi dari SMK PGRI Muaradua, untuk melanjutkan persaingan ke tingkat provinsi.

Bagi SMK PGRI Muaradua, hasil Kejurkab tahun ini menjadi momentum penting. Empat capaian podium yang diraih dari dua kategori usia menunjukkan bahwa siswa sekolah tersebut memiliki modal kompetitif untuk bersaing lebih jauh.

Apalagi, dominasi tiga siswa sekaligus pada kategori U15 memberikan sinyal bahwa regenerasi pecatur di lingkungan sekolah berjalan dengan cukup baik.

Meski demikian, keberhasilan di Kejurkab bukanlah titik akhir. Justru setelah podium diraih, tantangan berikutnya adalah mempertahankan bahkan meningkatkan kemampuan para atlet muda tersebut.

Latihan yang teratur, kompetisi yang berkelanjutan, pendampingan pelatih dan dukungan sekolah menjadi faktor penting agar prestasi tersebut tidak berhenti sebagai catatan dalam satu turnamen.

Jika pembinaan dapat terus dijaga, bukan tidak mungkin para pecatur muda tersebut menjadi bagian dari kekuatan OKU Selatan yang diproyeksikan tampil pada level provinsi, nasional, bahkan lebih tinggi.

Sebab dari papan catur di Muaradua, sebuah prestasi besar selalu bermula dari satu langkah kecil—dan SMK PGRI Muaradua telah menunjukan langkah itu dengan hasil yang nyata.

Kejurkab Catur OKU Selatan 2026 mengusung tema ” Satu Langkah Catur Prestasi ” . Dibuka oleh Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) OKU Selatan, Pajarullisuan, S.IP., yang mewakili Kepala Dispora OKU Selatan, Evan Kurniawan, S.E.

Pengamanan kegiatan mendapat dukungan jajaran Polsek Muaradua di bawah Kapolsek AKP Harianto. Tim kesehatan Puskesmas Muaradua juga disiagakan selama pertandingan berlangsung. (SR)