NASIONAL

Peluang Kerja Lulusan Baru Makin Terbuka Lewat Program Magang Nasional

×

Peluang Kerja Lulusan Baru Makin Terbuka Lewat Program Magang Nasional

Sebarkan artikel ini
foto : kemnaker.go.id

BERITAPRESS.ID, JAKARTA | Peluang kerja lulusan baru semakin terbuka seiring langkah pemerintah memperluas Program Magang Nasional sebagai jembatan antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri. Melalui program ini, para lulusan perguruan tinggi berkesempatan memperoleh pengalaman kerja, meningkatkan kompetensi, hingga memperbesar peluang direkrut perusahaan setelah menyelesaikan masa pemagangan.

Pemerintah kembali memperkuat program tersebut pada penyelenggaraan Angkatan II Tahun 2026 dengan meningkatkan kapasitas peserta dari 100 ribu menjadi 150 ribu orang. Langkah ini diambil setelah evaluasi pelaksanaan angkatan sebelumnya menunjukkan hasil positif dalam mendukung penyerapan tenaga kerja sekaligus membantu lulusan baru lebih siap memasuki dunia profesional.

Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, mengatakan penambahan kuota menjadi bagian dari komitmen pemerintah untuk memperluas akses masyarakat terhadap kesempatan kerja melalui program pemagangan yang lebih berkualitas.

“Ini tentu menjadi kabar baik bagi adik-adik kita yang baru lulus dari perguruan tinggi. Penambahan kuota ini merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk memperluas kesempatan kerja sekaligus memperkuat transisi lulusan perguruan tinggi menuju dunia kerja,” ujar Yassierli.

Tidak hanya meningkatkan jumlah peserta, pemerintah juga memperkuat kualitas penyelenggaraan program. Setiap perusahaan, kementerian, maupun lembaga yang menjadi mitra diwajibkan terlebih dahulu mengajukan kebutuhan posisi magang sesuai bidang pekerjaan. Selanjutnya, Kementerian Ketenagakerjaan melakukan proses verifikasi agar posisi yang tersedia benar-benar sesuai dengan kompetensi dan latar belakang pendidikan calon peserta.

Proses seleksi mitra penyelenggara juga diperketat untuk memastikan peserta memperoleh pengalaman kerja yang relevan dengan kebutuhan dunia usaha dan industri. Dengan sistem tersebut, lulusan baru diharapkan tidak hanya menjalani magang sebagai formalitas, tetapi benar-benar mendapatkan keterampilan yang dibutuhkan di dunia kerja.

Nilai tambah lainnya, seluruh peserta yang berhasil menyelesaikan Program Magang Nasional akan memperoleh fasilitasi sertifikasi kompetensi secara gratis sesuai bidang keahlian masing-masing. Sertifikasi tersebut menjadi bekal penting untuk meningkatkan daya saing lulusan ketika melamar pekerjaan karena kompetensi mereka telah mendapat pengakuan secara profesional.

Sementara itu, Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, menegaskan pemerintah terus mendorong terciptanya kesempatan kerja yang lebih inklusif. Karena itu, Program Magang Nasional Angkatan II tidak hanya diperuntukkan bagi lulusan baru jenjang sarjana, tetapi juga terbuka bagi lulusan pendidikan profesi serta penyandang disabilitas.

Menurut Teddy, perluasan sasaran peserta menjadi bagian dari upaya pemerintah mempercepat transisi lulusan perguruan tinggi menuju dunia kerja sekaligus memastikan semakin banyak anak muda memiliki kesempatan memperoleh pengalaman kerja yang layak.

Pendaftaran mitra penyelenggara dan pengajuan lowongan melalui platform SIAPKerja dibuka mulai 29 Juni hingga 15 Juli 2026. Selanjutnya, pendaftaran peserta berlangsung pada 15–28 Juli 2026, proses seleksi dijadwalkan pada 29 Juli hingga 5 Agustus 2026, sedangkan peserta yang dinyatakan lolos akan mulai mengikuti pemagangan pada 10 Agustus 2026. Kick Off Program Magang Nasional Angkatan II Batch I dijadwalkan berlangsung pada 11 Agustus 2026.

Dengan peningkatan kapasitas peserta, penguatan kualitas pemagangan, serta pemberian sertifikasi kompetensi, Program Magang Nasional diharapkan menjadi salah satu solusi dalam memperluas peluang kerja lulusan baru sekaligus menyiapkan sumber daya manusia yang lebih siap menghadapi kebutuhan dunia usaha dan industri. (***)