BERITAPRESS.ID, PALEMBANG | Usai melaksanakan Reses Masa Sidang VI Tahun Anggaran 2026 di RSUD Palembang BARI, Anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Daerah Pemilihan (Dapil) I Kota Palembang melanjutkan kunjungan kerja ke Kampus UIN Raden Fatah Palembang di kawasan Jakabaring, Selasa (7/7/2026).
Kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut atas laporan masyarakat yang mengeluhkan banjir yang kerap terjadi di kawasan permukiman sekitar kampus setelah pembangunan sejumlah fasilitas UIN Raden Fatah Palembang.
Rombongan DPRD Sumsel yang hadir terdiri atas Aryuda Perdana Kusuma, S.Sos. (Fraksi Golkar), Firmansyah Hakim, S.H. (Fraksi NasDem), Ir. Romiana Hidayati (Fraksi PDI Perjuangan), dan Abdullah Taufik, S.E., M.M. (Fraksi Gerindra). Kedatangan mereka disambut langsung Rektor UIN Raden Fatah Palembang, Prof. Dr. Muhammad Adil, M.A., bersama jajaran pimpinan kampus.
Anggota DPRD Sumsel Aryuda Perdana Kusuma mengatakan, kunjungan tersebut bertujuan menyampaikan aspirasi masyarakat sekaligus mencari solusi bersama atas persoalan banjir yang dikeluhkan warga.
“Kami diterima dengan baik oleh Pak Rektor. Kami menyampaikan langsung keluhan masyarakat terkait banjir yang sering terjadi. Harapan kami persoalan ini dapat segera ditindaklanjuti. Perlu dikaji apakah ada pengaruh kontur tanah atau faktor lainnya sehingga dapat ditemukan solusi terbaik bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, anggota DPRD Sumsel Abdullah Taufik mengusulkan pembentukan tim bersama yang melibatkan berbagai pihak untuk mengkaji penyebab banjir secara komprehensif.
“Kami meminta agar dibentuk tim untuk menyikapi persoalan ini. Nanti dilihat mekanismenya, apakah pihak UIN menyampaikan usulan kepada Pemerintah Kota Palembang atau membuat proposal kepada Gubernur Sumsel. Selanjutnya pemerintah provinsi melalui OPD terkait dapat melakukan penilaian dan penanganan sesuai kewenangannya. Persoalan ini akan terus kami tindak lanjuti sebagai bentuk tanggung jawab kepada masyarakat,” katanya.
Dalam dialog tersebut, warga RT 48, Erwin, menyampaikan bahwa masyarakat sebenarnya telah mengingatkan potensi dampak penimbunan lahan sejak awal pembangunan kampus.
“Dulu saat UIN akan membangun dan melakukan penimbunan, kami sudah menyampaikan agar jangan sampai posisi permukiman warga menjadi lebih rendah sehingga terdampak banjir. Sekarang kami berharap ada solusi agar warga tidak terus mengalami banjir setiap kali hujan turun,” ungkapnya.
Menanggapi aspirasi tersebut, Rektor UIN Raden Fatah Palembang, Prof. Dr. Muhammad Adil, M.A., menegaskan bahwa pembangunan kampus telah dilaksanakan sesuai ketentuan serta memperhatikan aspek lingkungan hidup.
“Kami memiliki dokumen AMDAL. Sebelum membangun, kami juga telah meminta izin dan berkoordinasi dengan para ketua RT di sekitar kampus. Tidak seluruh kawasan kampus ditimbun karena sebagian menggunakan konstruksi cor gantung. Kami juga membangun kanal sebagai bagian dari sistem drainase sehingga volume air tetap terkendali. Air hujan dari sembilan gedung dialirkan melalui saluran yang telah disiapkan sehingga tidak seharusnya membanjiri permukiman warga,” jelasnya.
Menurutnya, pertemuan yang difasilitasi DPRD Sumsel menjadi momentum penting untuk menyamakan persepsi antara pihak kampus dan masyarakat.
“Hari ini kami menerima masyarakat yang difasilitasi DPRD Sumsel Dapil I. Hadir ketua RT terdahulu maupun ketua RT saat ini. Kampus ini terus berkembang, demikian pula kawasan permukiman di sekitarnya, sehingga persoalan saluran air perlu dilihat secara menyeluruh,” katanya.
Ia menambahkan, pembangunan Kampus UIN Raden Fatah telah dirancang dengan memperhatikan aspek lingkungan yang dibuktikan dengan telah terpenuhinya dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL).
“Kami tidak ingin menyimpulkan secara sepihak. Nanti kita cek bersama-sama di lapangan untuk melihat di mana letak persoalannya. Penyelesaiannya juga tidak bisa dilakukan UIN sendiri ataupun masyarakat sendiri. Harus dilihat mana yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kota, maupun pihak kampus,” ujarnya.
Prof. Muhammad Adil menegaskan UIN Raden Fatah Palembang berkomitmen menjadi kampus yang memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.
“Persoalan ini menjadi perhatian kami karena masyarakat adalah tetangga kami. UIN Raden Fatah ingin terus memberikan dampak positif sehingga masyarakat di sekitar kampus menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari keluarga besar UIN Raden Fatah Palembang,” pungkasnya. (Putra)



























