BERITAPERSS.ID, OKU Selatan — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kecamatan Banding Agung, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, menjadi momentum untuk mempertegas pentingnya persatuan dan kolaborasi masyarakat dalam mengawal pembangunan daerah.
Wakil Bupati OKU Selatan Drs. H Misnadi.M.M., M.Si., mengingatkan bahwa keteladanan Rasulullah SAW tidak cukup hanya dikenang dalam peringatan Maulid, tetapi harus diwujudkan dalam kehidupan sosial—melalui kepedulian, persaudaraan, gotong royong dan sikap menjaga persatuan.
Pesan tersebut disampaikan Misnadi saat menghadiri Pengajian Akbar ke-79, Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H. Tahun 2026 Masehi, serta Haflah Al-Hidayah di Mushola Al-Barokah, Desa Sipatuhu, Kecamatan Banding Agung, Jumat (11/9/2026).
Kegiatan berlangsung khidmat dan dihadiri ratusan masyarakat serta sejumlah unsur pemerintahan dan tokoh masyarakat. Turut hadir Ketua TP PKK Kabupaten OKU Selatan Ny. Yohana Yuda Yanti Abusama, S.E., Ketua GOW, jajaran kepala OPD, Camat Banding Agung Sarnubi, S.ST., Kepala Desa Sipatuhu, anggota BKMT, pengurus Pengajian Al-Hidayah, tokoh agama, tokoh masyarakat serta warga setempat.
Misnadi mengapresiasi semangat masyarakat dan panitia yang secara gotong royong menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, semangat kebersamaan seperti itu merupakan modal sosial yang penting bagi daerah.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten OKU Selatan, saya menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada panitia serta seluruh masyarakat yang telah bergotong royong menyukseskan kegiatan ini,” ujar Misnadi.
Ia kemudian mengajak masyarakat menjadikan peringatan Maulid sebagai momentum refleksi. Rasulullah SAW, kata Misnadi, tidak hanya menjadi sosok yang dikenang karena sejarah kehidupannya, tetapi juga teladan dalam membangun masyarakat yang berlandaskan akhlak, persaudaraan dan kepedulian.
” Mari kita jadikan Pribadi Rasullulah sebagai teladan utama dalam menegakkan nilai – nilai kebaikan, memperkuat kepedulian sosial serta menjaga persatuan dan kesatuan di tengah masyarakat, ” katanya.
Pembangunan daerah juga tidak dapat hanya dibebankan kepada pemerintah. Keberhasilannya membutuhkan keterlibatan masyarakat dan dukungan berbagai elemen, terutama ulama, tokoh agama dan tokoh masyarakat.
” Pemerintah daerah tidak akan pernah bisa berjalan sendiri dalam membangun kabupaten yang kita cintai ini tanpa dukungan, doa serta partisipasi aktif para ulama, tokoh agama dan seluruh masyarakat, ” tegasnya
Karena itu, ia mendorong masyarakat memperkuat tiga pilar persaudaraan, ukhuwah Islamiyah dan ukhuwah Basyariyah. Ketiganya dinilai penting untuk menjaga kehidupan sosial agar tetap rukun di tengah keberagaman.
Selain persatuan, Misnadi mengingatkan pentingnya menjaga keamanan, ketertiban dan kebersihan lingkungan. Menurutnya, daerah yang aman dan kondusif menjadi prasyarat penting bagi pembangunan yang berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Sebelumnya, Camat Banding Agung Sarnubi menyampaikan apresiasi atas antusiasme masyarakat dalam mengikuti kegiatan tersebut. Ia berharap Pengajian Akbar dan Maulid Nabi tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi mampu meningkatkan pemahaman serta pengamalan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari.
“Alhamdulillah, kita dapat bersama-sama hadir dalam Pengajian Akbar ke-79 dan memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Terima kasih kepada seluruh panitia, tokoh agama, tokoh masyarakat dan masyarakat yang telah berpartisipasi sehingga kegiatan ini dapat terlaksana,” ujar Sarnubi.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan tausiyah keagamaan yang disampaikan Ustadzah Hj. Fauziyah Nur Azizah dari Lampung Tengah.
Pesan yang mengemuka dari peringatan tersebut sederhana, tetapi strategis, keteladanan Rasulullah harus hadir dalam tindakan nyata. Dari masjid, nilai persaudaraan dan kepedulian diharapkan tumbuh menjadi kekuatan sosial yang ikut menopang pembangunan OKU Selatan.
Dengan demikian, Maulid Nabi tidak berhenti sebagai peringatan tahunan, tetapi menjadi ruang untuk memperkuat karakter masyarakat sekaligus merawat modal sosial yang menjadi fondasi bagi OKU Selatan yang rukun, harmonis dan sejahtera. (SR)




















