FakfakPapua

Bansos Meningkat, Bupati Fakfak: Data Warga Miskin Harus Akurat dan Merata

×

Bansos Meningkat, Bupati Fakfak: Data Warga Miskin Harus Akurat dan Merata

Sebarkan artikel ini

BERITAPRESS. ID, FAKFAK|Pemerintah Kabupaten Fakfak terus mendorong perbaikan dan pemutakhiran data warga miskin guna memastikan penyaluran bantuan sosial (bansos) berjalan tepat sasaran, merata, dan tidak menimbulkan kecemburuan sosial di tengah masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, menyusul adanya peningkatan signifikan jumlah masyarakat yang terdaftar sebagai penerima bantuan sosial di Kabupaten Fakfak, (14/8/2026).

Samaun mengungkapkan, jumlah penerima bantuan yang sebelumnya berada di kisaran 1.000 jiwa kini meningkat menjadi sekitar 13.000 jiwa. Menurutnya, angka tersebut masih dapat ditingkatkan mengingat jumlah Orang Asli Papua (OAP) di Kabupaten Fakfak mencapai sekitar 52.000 jiwa.

“Jika kemarin angkanya di 1.000 kemudian sekarang naik menjadi 13.000, saya berharap untuk ke depan angka ini harus dilipatgandakan dua sampai tiga kali,” ujar Samaun Dahlan.

Untuk mewujudkan target tersebut, Bupati meminta Dinas Sosial bersama jajaran di tingkat distrik hingga kampung dan kelurahan melakukan pembenahan sistem pendataan secara maksimal.

Menurutnya, akurasi data menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan masyarakat yang berhak menerima bantuan. Data yang tidak diperbarui atau tidak sinkron di tingkat bawah, kata dia, berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

“Sering kali masyarakat yang tidak mendapatkan bantuan merasa dianaktirikan. Padahal, persoalannya bisa terjadi karena data yang belum sinkron,” jelasnya.

Karena itu, Samaun menegaskan tidak boleh ada anggapan bahwa pemerintah melakukan pilih kasih atau favoritisme dalam penyaluran bantuan. Menurutnya, pemerintah berupaya menyalurkan bantuan berdasarkan data dan ketentuan yang berlaku.

Ia pun menginstruksikan Kepala Dinas Sosial beserta jajarannya, para Kepala Distrik, lurah, dan kepala kampung untuk bersama-sama memperbaiki serta memperbarui data masyarakat miskin di wilayah masing-masing.

“Data harus benar-benar diperbaiki sehingga masyarakat yang memang membutuhkan dapat terdata dan memperoleh bantuan,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Fakfak juga memantau langsung proses penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat yang tersebar di 17 distrik di Kabupaten Fakfak.

Bantuan yang disalurkan di antaranya Program Keluarga Harapan (PKH) yang diberikan melalui kerja sama dengan Kantor Pos dan Bank BRI, serta bantuan beras bagi masyarakat penerima manfaat.

Samaun menegaskan, penyaluran bantuan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya kelompok yang membutuhkan.

“Penyaluran bantuan beras dan PKH ini merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat, khususnya mereka yang sangat membutuhkan,” pungkasnya.

Pemerintah Kabupaten Fakfak berharap kolaborasi antara Dinas Sosial, pemerintah distrik, kelurahan, dan kampung dapat mempercepat proses pendataan serta pemutakhiran data warga miskin.

Dengan data yang akurat dan terus diperbarui, pemerintah berharap penyaluran berbagai program bantuan sosial ke depan dapat semakin tepat sasaran dan dirasakan oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan. (IB).