Scroll untuk baca artikel
FakfakPapua

Perkuat Persatuan, BMP RI Maybrat Rangkul Masyarakat Mare Selatan

×

Perkuat Persatuan, BMP RI Maybrat Rangkul Masyarakat Mare Selatan

Sebarkan artikel ini

BERITAPRESS. ID, MAYBRAT-FAKFAK|Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Barisan Merah Putih Republik Indonesia (BMP RI) Kabupaten Maybrat menggelar sosialisasi wawasan kebangsaan kepada masyarakat di Distrik Mare Selatan, Jumat (26/9/2026).

Kegiatan tersebut diikuti masyarakat dari lima kampung dan dihadiri Kepala Distrik Mare Selatan, para kepala kampung, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta Kapolsek Ayamaru Utara Ipda Kuswanto, S.H., bersama sejumlah anggotanya.

Ketua DPC BMP RI Kabupaten Maybrat, Yonathan Howay, S.IP., mengatakan sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya memperkuat persatuan dan kesatuan masyarakat dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Menurutnya, BMP RI juga berkomitmen membangun sinergi bersama pemerintah daerah, TNI dan Polri, sekaligus menjadi wadah untuk menyerap berbagai aspirasi yang disampaikan masyarakat.

“Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat rasa persatuan dan kesatuan serta meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga keutuhan NKRI,” ujar Yonathan.

Kepala Distrik Mare Selatan, Yulianus Yumte, S.H., menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia mengajak masyarakat mengikuti sosialisasi dengan baik serta menerapkan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, Kapolsek Ayamaru Utara Ipda Kuswanto, S.H., dalam penyampaian materinya menjelaskan pentingnya Pancasila, Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI sebagai landasan dalam menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat.

Ia juga mengajak masyarakat bersama-sama menjaga kerukunan, keamanan dan kedamaian, menghormati setiap perbedaan, serta membangun daerah dengan mengedepankan musyawarah dan semangat persatuan.

Dalam sesi dialog, masyarakat menyampaikan sejumlah masukan dan harapan agar kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan.

Beberapa aspirasi yang disampaikan antara lain penguatan pembinaan generasi muda, pencegahan konsumsi minuman beralkohol, dukungan terhadap kegiatan keagamaan, serta pelestarian seni dan budaya lokal melalui pembentukan sanggar masyarakat.

Kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi ruang untuk meningkatkan pemahaman wawasan kebangsaan, tetapi juga memperkuat komunikasi antara masyarakat, pemerintah, serta aparat keamanan dalam menciptakan kehidupan bermasyarakat yang rukun, aman dan harmonis. (IB).