Scroll untuk baca artikel
FakfakPapua

Bupati Samaun Dahlan: Transformasi Digital Bukan Soal Teknologi, Tapi Perubahan Budaya Kerja

×

Bupati Samaun Dahlan: Transformasi Digital Bukan Soal Teknologi, Tapi Perubahan Budaya Kerja

Sebarkan artikel ini

BERITAPRESS. ID, FAKFAK|Pemerintah Kabupaten Fakfak resmi meluncurkan aplikasi terpadu “Satu Fakfak” sebagai langkah strategis dalam mempercepat transformasi digital penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik.

Peluncuran dilakukan langsung oleh Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, S.Sos., M.AP., bersama Wakil Bupati Fakfak, Drs. Donatus Nimbitkendik, M.T., di Graha Le Cock d’Armanville pada Rabu (24/9/2026).

​Acara tersebut dihadiri oleh jajaran unsur Forkopimda, para pimpinan Perangkat Daerah, Aparatur Sipil Negara (ASN), serta para pelaku UMKM berbasis digital di Kabupaten Fakfak.

​Dalam arahannya, Bupati Samaun Dahlan menegaskan bahwa transformasi digital tidak boleh dipandang sebatas menghadirkan teknologi atau aplikasi semata, melainkan harus menyentuh akar perubahan budaya kerja di lingkungan birokrasi.

​“Transformasi digital bukan sekadar penggunaan aplikasi atau teknologi. Lebih dari itu, transformasi digital harus menjadi bagian dari perubahan budaya kerja pemerintahan, agar pelayanan publik benar-benar semakin dekat, mudah, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Bupati.

​Aplikasi “Satu Fakfak” dirancang sebagai platform terintegrasi yang memuat berbagai fitur unggulan, di antaranya Absensi Online ASN, E-Bisnis untuk pemberdayaan pelaku UMKM, E-TPP, serta berbagai fitur layanan pendukung lainnya.

​Bupati menjelaskan, fitur E-Bisnis diharapkan mampu membuka ruang luas bagi pelaku UMKM di Fakfak untuk memperluas jangkauan pemasaran dan akses informasi berbasis digital. Sementara itu, fitur Absensi Online hadir untuk memperkuat kedisiplinan, tertib administrasi, serta akuntabilitas kinerja ASN.

​Meski demikian, Bupati mengingatkan bahwa efektivitas sistem ini tetap bergantung pada komitmen para pelaksananya. “Teknologi hanyalah alat. Yang paling menentukan adalah komitmen kita bersama sebagai aparatur pemerintah untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.

​Peluncuran aplikasi “Satu Fakfak” diharapkan dapat menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor baik pemerintah daerah, ASN, pelaku usaha, maupun masyarakat luas untuk membangun ekosistem digital yang solid di Kabupaten Fakfak.

​Langkah inovatif ini sejalan dengan pelaksanaan visi dan misi Fakfak Membara, yakni mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan berorientasi penuh pada kebutuhan masyarakat. (IB).