Prabumulih

Asmedi dan Sahril Wakili Prabumulih pada Program Kepala Desa Masuk Kampus Angkatan I

×

Asmedi dan Sahril Wakili Prabumulih pada Program Kepala Desa Masuk Kampus Angkatan I

Sebarkan artikel ini

BERITAPRESS.ID, PRABUMULIH | Dua kepala desa (Kades) dari Kota Prabumulih mendapat kesempatan mengikuti Program Kepala Desa Masuk Kampus Angkatan I yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa, Kementerian Dalam Negeri, bekerja sama dengan Universitas Indonesia (UI) di Depok, Jawa Barat.

Kedua kepala desa tersebut adalah Kepala Desa Tanjung Menang, Asmedi C. Adam, SH, MH, dan Kepala Desa Talang Batu, Sahril Kanedi. Mereka mengikuti kegiatan pembelajaran yang berlangsung selama empat hari, mulai 29 Juni hingga 2 Juli 2026, di Kampus Utama Universitas Indonesia.

Keikutsertaan keduanya berdasarkan Surat Perintah Tugas (SPT) Nomor: 000.1.2.3/101/ST/DPMD/2026 yang diterbitkan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kota Prabumulih pada 25 Juni 2026.

Program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kapasitas, kompetensi, dan kualitas kepemimpinan kepala desa agar semakin profesional dalam menyelenggarakan pemerintahan desa, melaksanakan pembangunan, meningkatkan pelayanan publik, serta memberdayakan masyarakat.

Selama mengikuti kegiatan, para peserta menerima materi dari akademisi Universitas Indonesia, pejabat Kementerian Dalam Negeri, dan para praktisi. Materi yang diberikan meliputi tata kelola pemerintahan desa, kepemimpinan, perencanaan pembangunan, pengelolaan keuangan desa, inovasi pelayanan publik, hingga transformasi digital dalam pemerintahan desa.

Pada pembukaan kegiatan, ratusan kepala desa dari berbagai daerah di Indonesia memenuhi auditorium Universitas Indonesia untuk mengikuti rangkaian program yang mengusung semangat peningkatan kualitas sumber daya manusia aparatur desa.

Kepala Desa Tanjung Menang, Asmedi C. Adam, menyambut baik program tersebut. Menurutnya, kesempatan belajar langsung di lingkungan perguruan tinggi ternama menjadi pengalaman berharga untuk memperluas wawasan dan memperkuat kapasitas sebagai pemimpin desa.

“Program ini menjadi kesempatan bagi kami untuk menambah ilmu, bertukar pengalaman dengan kepala desa dari berbagai daerah, serta membawa inovasi yang bisa diterapkan demi kemajuan desa dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Senada, Kepala Desa Talang Batu, Sahril Kanedi, mengatakan pelatihan tersebut membuka ruang bagi kepala desa untuk memahami berbagai tantangan pembangunan desa di era modern.

“Kami berharap ilmu yang diperoleh selama mengikuti program ini dapat diimplementasikan di desa masing-masing, sehingga tata kelola pemerintahan desa semakin baik, transparan, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.

Melalui keikutsertaan dalam Program Kepala Desa Masuk Kampus, diharapkan para kepala desa mampu menjadi agen perubahan yang adaptif terhadap perkembangan zaman sekaligus memperkuat sinergi antara dunia akademik dan pemerintahan desa dalam mewujudkan desa yang maju, mandiri, dan sejahtera. (Dian)