BERITAPRESS.ID, PALEMBANG | SDN 176 Palembang resmi membuka kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027, Senin (6/7/2026). Kegiatan ini menjadi langkah awal bagi peserta didik baru untuk mengenal lingkungan sekolah sekaligus membangun karakter, disiplin, dan kebersamaan sejak hari pertama.
Kepala SDN 176 Palembang, Risnayanti, S.Pd., mengatakan pada tahun ajaran ini sekolah menerima empat rombongan belajar (rombel), mulai dari Kelas A hingga Kelas D. Setiap rombel diisi 29 siswa dan seluruh proses penerimaan peserta didik baru berjalan lancar melalui sistem aplikasi.
“Alhamdulillah, semua calon siswa masuk dalam sistem aplikasi dengan lancar dan sejauh ini saya tidak menerima laporan kendala dari orang tua murid. Dari segi usia, seluruh siswa baru sudah memenuhi syarat, yakni di atas enam tahun,” ujar Risnayanti.
Ia menjelaskan, meskipun secara umum terjadi penurunan jumlah peserta didik baru di sejumlah sekolah, SDN 176 Palembang tetap mampu memenuhi kuota rombel yang tersedia. Sekolah juga menerima beberapa siswa pindahan dari sekolah lain yang telah penuh.
Selama pelaksanaan MPLS, siswa baru diperkenalkan dengan seluruh warga sekolah, mulai dari kepala sekolah, guru, tenaga administrasi, petugas keamanan hingga petugas kebersihan. Mereka juga diajak mengenal berbagai fasilitas sekolah seperti musala, Unit Kesehatan Sekolah (UKS), perpustakaan, dan ruang multimedia.
Pada kesempatan yang sama, pihak sekolah mengundang para wali murid untuk mengikuti sosialisasi tata tertib sekolah sekaligus menandatangani nota kesepahaman (MoU) sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung proses pendidikan.
Beberapa poin penting yang disepakati antara sekolah dan orang tua antara lain komitmen menciptakan lingkungan bebas perundungan (bullying), larangan membawa telepon genggam ke sekolah tanpa izin guru, dukungan terhadap program kebersihan dan kedisiplinan, serta kepercayaan kepada guru dalam menjalankan pembinaan tanpa intervensi terhadap kebijakan sekolah.
Risnayanti juga menegaskan bahwa SDN 176 Palembang tidak menjual maupun mewajibkan pembelian seragam sekolah.
“Kami dari pihak sekolah tidak menjual baju seragam. Namun, jika ada beberapa wali murid yang menitipkan dokumen atau meminta bantuan untuk memfasilitasi pembelian, kami sifatnya hanya membantu menjembatani, bukan mewajibkan,” tegasnya.
Informasi tersebut juga dipasang secara terbuka melalui banner di lingkungan sekolah sebagai bentuk transparansi kepada masyarakat.
Pada MPLS tahun ini, SDN 176 Palembang mengangkat tema “Mengenali Diri, Kenali Teman, Cinta Sekolah, Raih Prestasi, Berakhlak Mulia” dengan slogan “Ayo Tumbuh Bersama Menjadi Hebat dan Berakhlak Mulia.”
Menutup sambutannya, Risnayanti mengajak seluruh orang tua untuk terus menjalin komunikasi yang baik dengan pihak sekolah sehingga setiap persoalan dapat diselesaikan melalui musyawarah.
“Mari kita bekerja sama untuk membuat anak-anak kita meraih prestasi sesuai dengan bakat dan minatnya masing-masing. Saya yakin, dengan musyawarah, segala sesuatu bisa kita selesaikan bersama dengan baik di internal sekolah,” pungkasnya. (MR)



























