BERITAPRESS.ID, PALEMBANG | Rumah Hening Sumatera Selatan (RHESUS) bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang mematangkan persiapan peluncuran Program SAPA Palembang, sebuah gerakan edukatif yang bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat, khususnya para orang tua, dalam membangun pola pengasuhan yang berkualitas demi mendukung tumbuh kembang anak.
Peluncuran program tersebut menjadi bagian dari upaya RHESUS memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kota Palembang dalam menciptakan lingkungan keluarga yang harmonis, aman, dan ramah anak.
Sebagai bagian dari persiapan, RHESUS menggelar pertemuan lanjutan bersama Putri Prima Salam, istri Wakil Wali Kota Palembang, Selasa (21/7). Pertemuan ini merupakan tindak lanjut setelah sebelumnya jajaran RHESUS melakukan audiensi dengan Wakil Wali Kota Palembang, Prima Salam.
Pertemuan tersebut dihadiri Direktur RHESUS Syamsu Riyadi, Bendahara RHESUS Tedy Dwi Fani, Pembina RHESUS Bangun Lubis, serta Ketua Dewan Pembina Yayasan Peradaban Hendra Wahyudi. Yayasan Peradaban merupakan lembaga yang menaungi RHESUS sebagai salah satu organ di bawah yayasan tersebut.
Dalam mendukung keberhasilan program, RHESUS juga menggandeng Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sumatera Selatan untuk memperluas publikasi dan edukasi kepada masyarakat.
Pada kesempatan itu, pengurus RHESUS memaparkan visi dan misi organisasi sekaligus memperkenalkan Program SAPA Palembang yang berfokus pada peningkatan kualitas pengasuhan anak melalui edukasi kepada orang tua, keluarga, dan masyarakat.
RHESUS juga menyampaikan harapan agar Putri Prima Salam berkenan menjadi Ketua Tim Pembina Program SAPA Palembang. Dukungan tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi antara RHESUS, Pemerintah Kota Palembang, serta berbagai pemangku kepentingan dalam menjalankan program tersebut.
Melalui Program SAPA Palembang, RHESUS akan menghadirkan berbagai kegiatan, seperti seminar parenting, pelatihan pengasuhan, edukasi perlindungan anak, layanan konsultasi psikologi, diskusi keluarga, hingga pendampingan bagi orang tua dalam menghadapi tantangan pengasuhan di era digital dan perkembangan media sosial.
Direktur RHESUS, Syamsu Riyadi, mengatakan keluarga merupakan fondasi utama dalam membentuk karakter generasi masa depan. Karena itu, orang tua perlu dibekali pengetahuan dan keterampilan yang memadai agar mampu menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
“Keluarga adalah fondasi utama dalam membentuk karakter generasi masa depan. Orang tua perlu mendapatkan bekal pengetahuan dan keterampilan yang memadai agar mampu menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Dewan Pembina Yayasan Peradaban, Hendra Wahyudi, mengatakan pihaknya berkomitmen mendukung setiap program yang dijalankan RHESUS sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan keluarga dan pembangunan sumber daya manusia.
Menurutnya, kolaborasi dengan pemerintah serta berbagai elemen masyarakat menjadi kunci keberhasilan gerakan sosial yang berkelanjutan.
“Kolaborasi dengan pemerintah dan berbagai elemen masyarakat menjadi kunci keberhasilan gerakan sosial yang berkelanjutan. Karena itu, kami siap mendukung penuh Program SAPA Palembang agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.
Ke depan, RHESUS berharap Program SAPA Palembang dapat menjadi gerakan bersama yang melibatkan pemerintah, dunia pendidikan, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, akademisi, serta masyarakat luas.
Melalui semangat kolaborasi tersebut, SAPA Palembang diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas keluarga serta melahirkan generasi Palembang yang cerdas, berkarakter, dan berakhlak mulia. (*)



























