BERITAPRESS.ID, PALEMBANG | Pelantikan Pengurus Daerah Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sumatera Selatan tidak hanya menjadi momentum pengukuhan organisasi, tetapi juga melahirkan kolaborasi strategis dengan dunia usaha. Pada Selasa (28/7/2026), JMSI Sumsel resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Asosiasi Pengusaha Advertising Sumatera Selatan (APASSEL).
Penandatanganan MoU tersebut menjadi langkah awal kedua organisasi dalam membangun ekosistem media siber dan industri periklanan luar ruang maupun digital yang profesional, tertib, dan saling mendukung di Sumatera Selatan.
Sinergi Dorong Ekonomi Kreatif dan PAD
Ketua APASSEL, Indrayani, mengatakan kerja sama ini memiliki tujuan strategis dalam memperkuat sinergi antara pelaku media siber dan industri periklanan di daerah.
“Nota Kesepahaman ini bertujuan untuk membangun sinergi strategis antara JMSI Sumsel dan APASSEL dalam mewujudkan ekosistem media siber dan industri periklanan yang profesional, tertib, dan saling mendukung di wilayah Sumatera Selatan,” ujar Indrayani.
Menurutnya, kolaborasi tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif melalui kerja sama antara media dan pelaku usaha periklanan. Selain itu, sinergi ini juga diarahkan untuk mengoptimalkan peran media siber dan industri advertising dalam mendukung program pembangunan daerah serta meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Empat Bidang Kerja Sama
Ketua JMSI Sumatera Selatan, Dr. Firdaus Komar, S.Pd., M.Si., menjelaskan bahwa kedua belah pihak telah menyepakati empat bidang utama dalam kerja sama tersebut.
Pada bidang promosi, publikasi, dan pemasaran, APASSEL beserta anggotanya akan memanfaatkan jaringan media siber anggota JMSI Sumsel sebagai sarana promosi produk, layanan, dan program kerja. Sebaliknya, JMSI Sumsel akan mendukung promosi potensi usaha anggota APASSEL melalui pemberitaan dan publikasi yang profesional serta berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik. Kedua organisasi juga akan menyusun strategi promosi digital untuk mendukung pengembangan usaha anggota APASSEL dan UMKM binaan.
Di bidang pendidikan, pelatihan, dan literasi, kedua organisasi akan menggelar pelatihan jurnalistik dan literasi media bagi anggota APASSEL, sekaligus pelatihan mengenai industri periklanan dan pemasaran digital bagi anggota JMSI Sumsel. Selain itu, keduanya akan bersama-sama memberikan edukasi kepada masyarakat dan pelaku UMKM mengenai pentingnya promosi yang etis dan efektif.
Pada bidang penataan regulasi dan ketertiban industri, JMSI Sumsel dan APASSEL akan mendorong lahirnya regulasi yang mendukung industri media dan periklanan yang sehat, transparan, dan berkeadilan. Keduanya juga berkomitmen mendukung penertiban reklame ilegal serta mengawal penyusunan kebijakan yang berkaitan dengan perizinan dan penegakan hukum di sektor periklanan.
Sementara pada bidang pengembangan ekosistem ekonomi kreatif, kedua organisasi sepakat memperkuat pemberdayaan pelaku usaha lokal dan UMKM melalui program promosi terpadu, sekaligus meningkatkan kontribusi sektor media dan periklanan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Ini bukan hanya kerja sama di atas kertas. Kami ingin ada dampak langsung ke pelaku usaha, UMKM, dan penerimaan daerah,” tegas Firdaus.
Melalui kolaborasi ini, JMSI Sumsel dan APASSEL berharap media siber serta industri periklanan dapat menjadi motor penggerak ekonomi kreatif di Sumatera Selatan, sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah dan penataan ruang kota yang lebih tertib. (*)



























