FakfakPapua

Perkuat Ekonomi Kampung, Babinsa Koramil Kramamongga Dampingi RAT Koperasi Ubadari

×

Perkuat Ekonomi Kampung, Babinsa Koramil Kramamongga Dampingi RAT Koperasi Ubadari

Sebarkan artikel ini

BERITAPRESS, IDFAKFAK – Komitmen dalam memperkuat ketahanan ekonomi di wilayah binaan terus ditunjukkan oleh jajaran TNI AD. Babinsa Koramil 1803-07/Kramamongga secara aktif mendampingi pelaksanaan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Merah Putih yang digelar di Balai Kampung Ubadari, Distrik Kayauni, Kabupaten Fakfak, Papua Barat, (27/04/2026).

​Hadir dalam kegiatan tersebut Sertu Rasmaidin dan Serda Fajrin selaku Babinsa pendamping, serta tim ahli pendamping Koperasi Merah Putih, Bapak Ahmad Rumalolas dan Ibu Rostati Hutagaol. Kehadiran personel TNI ini bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk dukungan nyata terhadap stabilitas ekonomi masyarakat di tingkat kampung.

​Agenda utama RAT kali ini adalah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja pengurus selama setahun terakhir, sekaligus menyusun strategi rencana kerja dan anggaran untuk tahun buku mendatang. Suasana rapat berlangsung dinamis dengan partisipasi aktif dan keterbukaan dari seluruh anggota yang hadir.

​Dalam arahannya, Sertu Rasmaidin menekankan bahwa kunci utama keberhasilan sebuah koperasi terletak pada tata kelola yang bersih.

​”Transparansi dan akuntabilitas adalah fondasi. Saya mengajak seluruh anggota untuk terus meningkatkan kerja sama. Jika dikelola dengan baik, koperasi ini akan menjadi pilar ekonomi yang sangat kuat bagi warga Ubadari,” ujar Sertu Rasmaidin.

​Ia juga menambahkan bahwa koperasi memiliki peran strategis dalam memutus rantai kesulitan ekonomi di daerah, sehingga kesejahteraan masyarakat dapat meningkat secara mandiri dan berkelanjutan.

​Diharapkan melalui momentum RAT ini, Koperasi Merah Putih Kampung Ubadari dapat melakukan akselerasi pertumbuhan dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi para anggotanya. Pendampingan yang dilakukan oleh Babinsa ini sekaligus menegaskan peran TNI dalam mendukung program pemerintah pusat untuk memperkuat ekonomi kerakyatan hingga ke pelosok Papua Barat, (IB).