BERITAPERSS, ID OKU SELATAN — Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di SD Negeri 17 Desa Sinar Baru Kecamatan Buay Pemaca, kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Selasa (18/8/2026), tak sekadar menjadi seremoni. Momentum itu juga membuka pembicaraan tentang integritas aparatur desa dan akses pendidikan anak.
Bertindak sebagai inspektur upacara, Kepala Desa Sinar Baru Yriwayuni menyayangkan ketidakhadiran sejumlah perangkat desa. Menurutnya, kehadiran aparatur dalam upacara kemerdekaan merupakan bagian dari nasionalisme dan keteladanan kepada masyarakat.
” Jika sebagai abdi negara saja tidak memiliki sikap nasionalisme yang kuat, bagaimana kita bisa mengayomi dan menjadi teladan bagi masyarakat, ” ungkapnya.
Usai upacara, pemerintah desa bersama pihak SDN 17 Buay Pemaca menggelar rapat membahas rencana penyatuan kegiatan belajar mengajar di gedung sekolah baru yang dibangun melalui bantuan Kementerian/Dinas Pendidikan pada 2025.
Gedung baru dinilai sebagai kemajuan, tetapi persoalan akses menjadi perhatian. Sejumlah siswa tinggal cukup jauh, sementara beberapa jalur menuju sekolah masih berupa jalan tanah yang rawan sulit dilalui saat hujan.
“ Gedung baru memang impian kita bersama, tetapi kita tidak boleh menutup mata terhadap realitas geografis,” ujarnya.
Ia mengingatkan, kebijakan satu atap jangan sampai justru menghambat hak anak memperoleh pendidikan.
Pemerintah desa mendorong Dinas Pendidikan OKU Selatan mengkaji solusi, mulai dari dukungan transportasi hingga pengaturan teknis pembelajaran yang menyesuaikan kondisi geografis siswa.
Sementara itu, Kepala SDN 17 Buay Pemaca menegaskan penyatuan lokasi belajar bukan kebijakan pribadi. Ia mengatakan pihak sekolah hanya menerima dan mengedarkan Surat Keputusan dari Dinas Pendidikan, dengan tujuan mengoptimalkan gedung baru agar tidak kosong.
Rangkaian HUT RI ke-81 itu akhirnya membawa pesan yang lebih luas, kemerdekaan bukan hanya tentang upacara dan pembangunan gedung sekolah, tetapi juga memastikan setiap anak dapat mengakses pendidikan dengan aman dan layak.
Pemerintah Desa Sinar Baru berkomitmen menyampaikan persoalan tersebut kepada Dinas Pendidikan OKU Selatan agar pembangunan pendidikan tidak berhenti pada tersedianya fasilitas, tetapi benar-benar menjamin tidak ada anak yang tertinggal karena jarak dan kondisi jalan.(SR)



















