BERITAPRESS. ID, FAKFAK|Pemerintah Kabupaten Fakfak mendorong penyusunan peta potensi investasi yang komprehensif, akurat, dan berbasis data terintegrasi sebagai salah satu instrumen strategis dalam memperkuat perencanaan pembangunan ekonomi daerah.
Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Fakfak, Drs. Donatus Nimbitkendik, M.T., dalam kegiatan Sosialisasi Penyusunan Peta Potensi Investasi Kabupaten Fakfak yang diselenggarakan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Fakfak, Senin (10/8/2026), di Graha Santo Yoseph/Aula Santo Yoseph, Jalan D.I. Panjaitan, Fakfak.
Kegiatan tersebut dihadiri pimpinan dan anggota DPRK Fakfak, Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Fakfak beserta para asisten, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Fakfak, narasumber, serta tim penyusun peta potensi investasi Kabupaten Fakfak, (10/8/2026).
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Donatus Nimbitkendik menegaskan bahwa penyusunan peta potensi investasi menjadi langkah penting untuk mengidentifikasi sekaligus memetakan berbagai potensi daerah secara sistematis dan terukur.
Menurutnya, Kabupaten Fakfak memiliki beragam potensi yang dapat dikembangkan menjadi peluang investasi, mulai dari sektor pertanian, perikanan, pariwisata hingga industri dan pengolahan.
Karena itu, potensi tersebut perlu didukung dengan ketersediaan data yang valid, akurat, dan mudah diakses sehingga dapat memberikan gambaran yang jelas kepada pemerintah, pelaku usaha maupun calon investor.
“Peta potensi investasi harus mampu memberikan informasi yang komprehensif, akurat dan berbasis data, sehingga dapat menjadi rujukan dalam perencanaan sekaligus promosi investasi di Kabupaten Fakfak,” demikian penekanan Wakil Bupati dalam sambutannya.
Ia menilai, keberadaan data yang terintegrasi akan mempermudah calon investor dalam mengetahui potensi dan peluang usaha yang tersedia di Kabupaten Fakfak. Dengan demikian, promosi investasi tidak hanya mengandalkan informasi umum, tetapi didukung data yang dapat dipertanggungjawabkan.
Wakil Bupati juga menekankan pentingnya sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam proses penyusunan peta potensi investasi tersebut. Pemerintah daerah, dunia usaha, akademisi dan masyarakat diharapkan dapat berkolaborasi untuk menghasilkan dokumen yang berkualitas dan mampu menggambarkan kondisi serta potensi daerah secara objektif.
“Kolaborasi menjadi bagian penting agar data yang disusun benar-benar menggambarkan potensi daerah dan dapat dimanfaatkan secara optimal,” ujarnya.
Lebih lanjut, penyusunan peta potensi investasi diharapkan tidak berhenti sebagai sebuah dokumen administratif. Peta tersebut harus mampu menjadi instrumen yang memberikan manfaat nyata bagi pembangunan daerah dan masyarakat.
Dengan adanya pemetaan yang sistematis, pemerintah daerah dapat mengetahui sektor-sektor potensial yang perlu dikembangkan sekaligus menentukan arah kebijakan investasi secara lebih tepat.
Di sisi lain, masuknya investasi diharapkan mampu menciptakan peluang usaha dan lapangan kerja, meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat, serta memberikan nilai tambah terhadap berbagai potensi sumber daya yang dimiliki Kabupaten Fakfak.
Wakil Bupati berharap penyusunan peta potensi investasi dapat menjadi salah satu langkah konkret Pemerintah Kabupaten Fakfak dalam memperkuat fondasi ekonomi daerah dan meningkatkan daya tarik investasi.
“Melalui data yang baik, kita dapat memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai potensi dan peluang investasi yang tersedia, sehingga dapat mendukung pembangunan ekonomi Kabupaten Fakfak secara berkelanjutan,” pungkasnya. (IB).





























