BWRITAPRESS. ID, FAKFAK|Pemuda Panca Marga (PPM) Kabupaten Fakfak bersama TNI-Polri, komunitas, dan berbagai elemen masyarakat menggelar aksi pembentangan Bendera Merah Putih sepanjang 1.200 meter dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Jumat (7/8/2026).
Aksi tersebut dipelopori oleh PPM sebagai organisasi yang memiliki ikatan historis dengan para veteran pejuang kemerdekaan. Kegiatan ini menjadi simbol rasa syukur sekaligus ajakan kepada masyarakat untuk terus menumbuhkan semangat nasionalisme dan cinta tanah air.
Sekretaris PPM Kabupaten Fakfak, Ali Sagara, mengatakan peringatan Hari Kemerdekaan merupakan momentum penting bagi seluruh rakyat Indonesia untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah berjuang merebut kemerdekaan.
“PPM sebagai organisasi yang lahir dari keluarga besar veteran mempelopori kegiatan ini karena 17 Agustus adalah hari kemerdekaan bagi seluruh bangsa Indonesia. Dalam pelaksanaannya kami juga melibatkan berbagai unsur, di antaranya komunitas Fans Brasil, PPM, serta personel TNI dan Polri,” ujar Ali Sagara kepada awak media.
Ia menjelaskan, pembentangan bendera dilakukan di sejumlah titik strategis di Kabupaten Fakfak. Sebanyak 300 meter dibentangkan dari kawasan Tanjung Wagom hingga Pasar Thumburuni, kemudian 300 meter lainnya di sekitar kawasan Satuan Lalu Lintas (Satlantas). Sementara itu, sepanjang 600 meter dibentangkan di dalam Stadion 16 November Fakfak yang akan menjadi lokasi pelaksanaan upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Tak hanya itu, PPM juga berencana membentangkan Bendera Merah Putih sepanjang 250 meter di kawasan Teluk Fakfak, tepatnya di lokasi bersejarah yang menjadi saksi peristiwa pembantaian masyarakat pada masa Perang Dunia II.
Menurut Ali, kegiatan tersebut bukan bertujuan menunjukkan kebesaran organisasi, melainkan sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan sekaligus ungkapan syukur atas kemerdekaan yang telah diraih bangsa Indonesia.
“Kami tidak ingin menunjukkan bahwa PPM adalah organisasi yang hebat. Yang ingin kami tunjukkan adalah rasa syukur kami sebagai warga negara Indonesia. Kegiatan ini merupakan bentuk kecintaan kami kepada bangsa dan penghormatan terhadap perjuangan para pendahulu yang telah merebut kemerdekaan,” katanya.
Ia berharap aksi pembentangan Bendera Merah Putih mampu membangkitkan semangat persatuan dan nasionalisme masyarakat Fakfak, sekaligus mengajak seluruh warga untuk mengisi kemerdekaan melalui kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan bangsa.
“Kami berharap seluruh masyarakat Fakfak bersama-sama mencintai bangsa ini dengan hati yang tulus, mengingat perjuangan besar yang telah dilakukan para orang tua dan pahlawan kita terdahulu demi kemerdekaan Indonesia,” tutupnya.
Ali Sagara menambahkan, pembentangan bendera sejatinya direncanakan berlangsung serentak di beberapa lokasi. Namun, sebagian titik masih menunggu proses distribusi bendera sehingga pelaksanaannya dilakukan secara bertahap sesuai kesiapan perlengkapan di lapangan. (IB).





























