Scroll untuk baca artikel
Pagaralam

Kejati Sumsel Cek Progres DI Lematang, Pastikan Proyek Berjalan Sesuai Ketentuan

×

Kejati Sumsel Cek Progres DI Lematang, Pastikan Proyek Berjalan Sesuai Ketentuan

Sebarkan artikel ini

BERITAPRESS.ID, PAGARALAM | Proyek Strategis Nasional (PSN) pembangunan Daerah Irigasi (DI) Lematang di Kelurahan Jokoh, Kecamatan Dempo Tengah, Kota Pagaralam, mendapat pengawasan dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Selatan (Sumsel).

Tim Kejati Sumsel turun langsung ke lokasi pada Kamis (17/9/2026) untuk memantau progres pembangunan proyek Kementerian Pekerjaan Umum (PU) tersebut. Pembangunan DI Lematang sendiri telah dimulai sejak APBN 2017.

Tim Pengawas Kejati Sumsel, Hendra, mengatakan pemantauan DI Lematang merupakan bagian dari pengawasan sejumlah proyek strategis pemerintah yang dilaksanakan di beberapa daerah di Sumatera Selatan.

Pengawasan tersebut dilakukan berdasarkan kerja sama antara Kementerian PU dan Kejaksaan Agung melalui nota kesepahaman (MoU) terkait pendampingan dan pengawasan proyek pembangunan.

“Kami merupakan tim dari Kejati Sumsel yang melakukan pengawasan langsung terhadap sejumlah proyek strategis nasional, terutama pelaksanaan pembangunan DI Lematang Pagaralam,” kata Hendra.

Ia menyebutkan, sebelum melakukan pemantauan di Pagaralam, tim telah mengecek sejumlah proyek Kementerian PU di Banyuasin, Lahat, dan Muara Enim.

Hendra menjelaskan, pengawasan tidak hanya melihat progres fisik pekerjaan, tetapi juga memastikan proyek pemerintah tersebut berjalan sesuai ketentuan serta dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Kota Pagaralam.

Dalam kunjungan tersebut, tim juga melakukan pengecekan terhadap proyek irigasi serta sejumlah program Kementerian PU lainnya yang berkaitan dengan peningkatan ketahanan pangan.

Untuk DI Lematang, pembangunan masih berlangsung dan ditargetkan selesai pada Desember 2026. Karena itu, tim pengawas perlu melihat langsung sejauh mana progres pembangunan fasilitas peningkatan DI Lematang.

“Kita sudah cek semua lokasi bendungan DI Lematang dan berbagai tempat yang sedang dikerjakan saat ini,” ungkapnya.

Tim Kejati Sumsel juga mengecek sejumlah bagian proyek, mulai dari lokasi bendungan, sarana pendukung, alat berat, papan proyek, hingga titik-titik pekerjaan yang sedang berlangsung.

Sementara itu, Wali Kota Pagaralam H Ludi Oliansyah ST mengatakan, pembangunan DI Lematang merupakan salah satu program pemerintah pusat yang diharapkan memberikan dampak langsung terhadap sektor pertanian di Kota Pagaralam.

Menurutnya, keberadaan jaringan irigasi tersebut diharapkan mampu mendukung perluasan areal persawahan sekaligus memperkuat upaya mewujudkan swasembada pangan.

“Untuk Pagaralam memang masuk dalam program pemerintah pusat melalui PSN membangun DI Irigasi Lematang. Nantinya diharapkan dapat mendukung swasembada pangan,” kata Wako Ludi.

Ia menambahkan, program pemerintah pusat di Pagaralam tidak hanya menyasar pembangunan infrastruktur irigasi. Pengembangan sektor pertanian juga menjadi perhatian, termasuk penanaman bawang putih.

Kejati Sumsel juga menjadi pendamping hukum untuk beberapa proyek Kementerian PU, khususnya jaringan irigasi, termasuk DI Lematang di Kecamatan Dempo Tengah, Pagaralam. (09/PA)