BERITAPRESS. ID, FAKFAK|Tim Ekspedisi Patriot (TEP) Universitas Padjadjaran (UNPAD) Tahun 2026 mendorong pembangunan ekosistem kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Fakfak, Papua Barat, melalui pengembangan lima sektor strategis, yakni air, energi, pangan, sumber daya manusia (SDM), dan digital.
Program tersebut dipaparkan Tim TEP UNPAD saat melakukan kunjungan dan koordinasi di Makorem 182/JO, Kabupaten Fakfak, Rabu (9/9/2026). Kegiatan ini diarahkan untuk mengidentifikasi potensi wilayah sekaligus merumuskan pengembangan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Dalam bidang air, program TEP UNPAD mencakup pemetaan potensi dan ketersediaan sumber air, pemanfaatan air bersih, serta pengelolaan sumber daya air secara berkelanjutan. Upaya tersebut diharapkan dapat mendukung kebutuhan dasar masyarakat sekaligus menopang aktivitas ekonomi di daerah.
Sementara pada sektor energi, Tim TEP UNPAD akan melihat potensi sumber energi yang tersedia di wilayah Fakfak, termasuk peluang pengembangan energi alternatif dan energi terbarukan yang dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Di bidang pangan, pengembangan diarahkan pada sektor pertanian, perikanan dan peternakan. Program ini mencakup peningkatan produktivitas, penguatan ketahanan pangan serta mendorong kemandirian masyarakat dengan memanfaatkan potensi lokal.
Tidak kalah penting, sektor SDM menjadi bagian dari program melalui peningkatan kapasitas dan keterampilan masyarakat. Pendidikan, pelatihan dan pendampingan akan disesuaikan dengan potensi serta kebutuhan daerah agar masyarakat memiliki kemampuan yang mendukung pengembangan ekonomi lokal.
Adapun sektor digital diarahkan pada pemanfaatan teknologi untuk mendukung pendidikan, pelayanan masyarakat, pengembangan UMKM, pemasaran produk lokal hingga peningkatan konektivitas informasi.
Tim TEP UNPAD menilai, kelima bidang tersebut tidak dapat dikembangkan secara terpisah. Integrasi air, energi, pangan, SDM dan digital diharapkan dapat membentuk ekosistem kesejahteraan masyarakat yang berkelanjutan dengan mempertimbangkan kondisi geografis dan karakteristik wilayah Kabupaten Fakfak.
Dalam pelaksanaannya, Tim TEP UNPAD juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, TNI, perguruan tinggi, masyarakat serta pemangku kepentingan lainnya. Kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi kunci agar potensi wilayah dapat diidentifikasi dan dikembangkan secara tepat sasaran.
Kegiatan di Makorem 182/JO tersebut dihadiri Danrem 182/JO Kolonel Inf Irwan Budiana, S.E., M.M., M.Han., bersama jajaran Korem 182/JO dan Tim TEP UNPAD. Pertemuan kemudian dilanjutkan dengan diskusi dan koordinasi mengenai potensi wilayah, kebutuhan masyarakat serta dukungan terhadap pelaksanaan Program TEP UNPAD di Kabupaten Fakfak.
Program Ekspedisi Patriot UNPAD Tahun 2026 diharapkan tidak hanya menghasilkan pemetaan potensi, tetapi juga menjadi langkah awal membangun model pengembangan kesejahteraan masyarakat yang berbasis pada kekuatan dan kebutuhan lokal Kabupaten Fakfak. (IB).




























