Kesehatan

Minum Es Saat Panas di Musim Kemarau, Apa Dampaknya pada Tubuh?

×

Minum Es Saat Panas di Musim Kemarau, Apa Dampaknya pada Tubuh?

Sebarkan artikel ini
foto : Ilustrasi/AI

BERITAPRESS.ID| Saat cuaca sangat panas di musim kemarau, minuman dingin seperti es menjadi pilihan yang paling cepat untuk menghilangkan rasa haus. Sensasi dinginnya langsung terasa menyegarkan, seolah tubuh kembali “hidup” di tengah teriknya matahari.

Namun di balik rasa segar itu, tubuh sebenarnya sedang mengalami berbagai proses penyesuaian yang menarik untuk dipahami.

1. Respons tubuh terhadap minuman dingin

Ketika minuman es masuk ke dalam mulut, suhu di area tenggorokan langsung menurun. Tubuh merespons perubahan ini sebagai kejutan kecil.

Pembuluh darah di sekitar sistem pencernaan dapat menyempit sementara waktu untuk menyesuaikan suhu. Inilah sebabnya beberapa orang merasa sedikit tidak nyaman di perut setelah minum es terlalu cepat saat kondisi tubuh sedang sangat panas.

2. Efek ke tenggorokan dan saluran pernapasan

Minuman es tidak berbahaya, tetapi pada sebagian orang dapat memicu reaksi ringan seperti:

  • tenggorokan terasa kaget atau serak
  • batuk ringan pada orang yang sensitif
  • rasa tidak nyaman di area dada bagian atas

Hal ini terjadi karena perubahan suhu yang terjadi secara mendadak pada area yang sensitif.

3. Dampak ke sistem pencernaan

Di dalam lambung, suhu dingin dapat sedikit memperlambat kerja enzim pencernaan untuk sementara waktu. Pada beberapa orang, ini dapat menyebabkan:

  • perut terasa lebih cepat penuh
  • kembung ringan
  • rasa tidak nyaman jika diminum saat perut kosong atau setelah makan berat

Namun kondisi ini biasanya hanya sementara dan tidak berbahaya bagi tubuh yang sehat.

4. Hubungan dengan hidrasi tubuh

Minum es tetap membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh.

Air dingin tetap diserap oleh sistem pencernaan dan masuk ke aliran darah seperti air biasa. Artinya, dari sisi hidrasi, minuman es tetap efektif untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang akibat panas dan keringat.

5. Kenapa terasa sangat segar?

Sensasi segar dari minuman es berasal dari respon saraf di mulut dan tenggorokan. Reseptor suhu mengirimkan sinyal ke otak bahwa tubuh sedang mengalami pendinginan, sehingga rasa panas di tubuh terasa berkurang sementara waktu.

Inilah alasan mengapa minum es di siang hari yang terik terasa sangat menyegarkan.

6. Kesimpulan

Minum es saat panas di musim kemarau pada dasarnya tidak berbahaya bagi tubuh. Tubuh masih mampu beradaptasi dengan baik terhadap suhu dingin.

Namun jika dikonsumsi terlalu cepat, terlalu dingin, atau berlebihan saat kondisi tubuh sedang sangat panas, bisa muncul ketidaknyamanan ringan seperti batuk, kembung, atau rasa “kaget” di tenggorokan.

Kuncinya adalah keseimbangan. Minum es boleh, tetapi tetap sesuai kebutuhan tubuh.(***)