BERITAPRESS.ID, BANYUASIN | Perjalanan hidup seseorang tidak selalu dimulai dari kemudahan. Ada yang harus berjuang dari bawah, menghadapi kerasnya kehidupan, sebelum akhirnya meraih kesuksesan. Kisah itulah yang tergambar dalam perjalanan hidup Syarifuddin Bernai, Anggota DPRD Kabupaten Banyuasin yang pernah bekerja sebagai kuli bangunan.
Syarifuddin yang merupakan Putra kelahiran Pangkalan Balai, 14 September 1978 dari keluarga petani sederhana, tumbuh dengan pemahaman bahwa masa depan tidak akan berubah tanpa usaha dan kerja keras. Sejak usia muda, ia memilih terjun langsung ke dunia kerja untuk membantu perekonomian keluarga.
Profesi sebagai kuli bangunan menjadi bagian penting dalam perjalanan hidupnya. Setiap hari ia bergelut dengan pasir, batu, semen, dan berbagai material bangunan di bawah terik matahari. Kelelahan dan kerasnya pekerjaan lapangan menjadi tantangan yang harus dihadapi demi menyambung kehidupan.
Namun, kondisi tersebut tidak membuatnya menyerah pada keadaan. Di tengah kesibukan bekerja, ia terus belajar dari pengalaman yang ditemuinya di lapangan. Ia mengamati bagaimana proyek dijalankan, bagaimana usaha berkembang, dan bagaimana peluang bisa diciptakan dari kerja keras serta ketekunan.
Perlahan namun pasti, langkah hidupnya mulai berubah. Berbekal pengalaman dan keberanian mengambil risiko, Syarifuddin mulai merintis usaha sendiri. Perjuangan panjang itu akhirnya membawanya menjadi pengusaha properti yang dikenal di Banyuasin.
Kesuksesan yang diraih tidak datang secara instan. Berbagai kegagalan dan tantangan sempat menghadang. Bahkan, tidak sedikit yang meragukan mimpinya. Namun semua itu justru menjadi motivasi untuk terus bangkit dan membuktikan bahwa keberhasilan bisa diraih siapa saja yang mau bekerja keras.
Meski telah sukses sebagai pengusaha, Syarifuddin tidak melupakan asal-usulnya. Pengalaman hidup sebagai anak petani dan pekerja bangunan membuatnya memahami secara langsung berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat kecil.
Keinginan untuk memberikan manfaat yang lebih luas kemudian membawanya terjun ke dunia politik. Ia memilih jalur pengabdian publik sebagai sarana untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat dan mendorong pembangunan daerah.
Perjuangan panjang tersebut akhirnya membuahkan hasil. Syarifuddin Bernai dipercaya masyarakat untuk menjadi Anggota DPRD Kabupaten Banyuasin.
Baginya, jabatan sebagai wakil rakyat bukanlah puncak perjalanan, melainkan amanah baru yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Dari seorang anak petani, kuli bangunan, pengusaha properti, hingga anggota legislatif, perjalanan hidupnya menjadi bukti bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih cita-cita.
Kisah Syarifuddin Bernai menjadi inspirasi bagi banyak orang bahwa setiap langkah kecil yang dilakukan dengan sungguh-sungguh dapat membawa perubahan besar di masa depan.
“Kesuksesan bukan tentang dari mana kita memulai, tetapi tentang seberapa kuat kita bertahan, belajar, dan terus melangkah hingga bisa memberi manfaat bagi orang banyak,” ujarnya. (*)





























































