FakfakPapua

Wabup Fakfak: Pendidikan Bukan Sekadar Ilmu, Tapi Memuliakan Manusia

×

Wabup Fakfak: Pendidikan Bukan Sekadar Ilmu, Tapi Memuliakan Manusia

Sebarkan artikel ini

BERITAPRESS, ID FAKFAK/Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Kabupaten Fakfak menjadi momentum krusial bagi seluruh elemen daerah untuk menata ulang kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Wakil Bupati Fakfak mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk merefleksikan kembali esensi pendidikan sebagai proses memanusiakan manusia.

​Dalam sambutannya, Wakil Bupati menekankan bahwa pendidikan sejati bukan sekadar transfer informasi, melainkan upaya tulus yang dilandasi kasih sayang untuk mengembangkan potensi fitrah manusia.

​”Inti dari pendidikan adalah memuliakan manusia. Karena itu, prosesnya harus dilandasi nilai-nilai kemanusiaan yang luhur agar melahirkan generasi yang beradab,” tegasnya.

​Wakil Bupati mengingatkan pentingnya mengadopsi kembali prinsip Sistem Among yang diajarkan Ki Hajar Dewantara, yakni pengembangan ilmu pengetahuan, pemberian kasih sayang dalam proses belajar, serra pendampingan yang berkelanjutan.

​Nilai-nilai ini dinilai sangat relevan dalam menjawab tantangan zaman, terutama dalam mencetak generasi yang beriman, berakhlak mulia, cerdas, dan mandiri sesuai amanat konstitusi.

​Sejalan dengan arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto, pendidikan diposisikan sebagai pilar utama menuju Indonesia Maju. Pemerintah Kabupaten Fakfak turut mendukung program prioritas Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, yakni pendekatan pembelajaran mendalam.

​Implementasi ini didukung oleh lima kebijakan strategis yang sedang berjalan yaitu Revitalisasi ribuan satuan pendidikan dan distribusi lebih dari 288.000 papan interaktif digital untuk mendukung pembelajaran modern, Pemberian beasiswa S1 melalui program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) serta insentif bagi guru honorer, Menciptakan lingkungan sekolah ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) dan kampanye anti-perundungan. Dan fokus pada penguatan literasi, numerasi, dan bidang sains-teknologi melalui Tes Kemampuan Akademik (TKA), Serta memperluas layanan sekolah satu atap dan pendidikan jarak jauh agar tidak ada anak yang tertinggal, termasuk anak berkebutuhan khusus.

​Menutup rangkaian peringatan tersebut, Wakil Bupati menitipkan pesan penting kepada para pendidik, orang tua, dan masyarakat. Menurutnya, pendidikan bermutu di Fakfak hanya bisa terwujud jika memegang tiga kunci utama adalah kolaborasi antar semua pemangku kepentingan, komitmen yang konsisten terhadap peningkatan mutu dan ​inovasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.

​”Dengan penguatan ekosistem yang melibatkan sekolah, keluarga, masyarakat, dan media, kita optimis cita-cita pendidikan bermutu untuk semua di Kabupaten Fakfak akan segera terwujud,” pungkasnya, (IB).