BERITAPRESS.ID, FAKFAK|Perwira Seksi (Pasi) Teritorial Kodim 1803/Fakfak, Kapten Inf. Bis Macap, S.H., memberikan pembekalan mengenai Wawasan Kebangsaan, Kehidupan Berbangsa dan Bernegara, serta Bela Negara kepada mahasiswa baru STKIP Nuuwar Fakfak. Kegiatan tersebut berlangsung di Kampus STKIP Nuuwar, Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Fakfak Utara, Distrik Fakfak, Kabupaten Fakfak, Papua Barat, Sabtu (20/7/2026).
Pembekalan ini merupakan bagian dari upaya membentuk karakter generasi muda yang berjiwa nasionalis, cinta tanah air, serta memiliki komitmen menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Kegiatan mengusung tema “Pendidik Muda Bergerak Berinteraksi Menolak Intoleransi, Membangun Bangsa dari Fakfak.”
Dalam materinya, Kapten Inf. Bis Macap, S.H., menegaskan bahwa wawasan kebangsaan dan bela negara merupakan pondasi penting yang harus dimiliki setiap mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya dituntut unggul dalam bidang akademik, tetapi juga harus memiliki karakter, integritas, dan kepedulian terhadap bangsa dan negara.
“Mahasiswa merupakan agen perubahan yang memiliki peran strategis dalam menjaga persatuan, menghargai keberagaman, serta menjadi garda terdepan dalam menangkal paham intoleransi yang dapat mengancam keutuhan bangsa,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh peserta untuk terus menumbuhkan semangat nasionalisme dengan mengamalkan nilai-nilai Pancasila, menjaga persatuan dalam keberagaman, serta berkontribusi positif bagi masyarakat melalui sikap disiplin, tanggung jawab, dan semangat gotong royong.
Kegiatan berlangsung dalam suasana interaktif dan penuh antusias. Sebanyak 157 peserta yang terdiri atas panitia, dosen, mahasiswa baru, dan mahasiswa senior STKIP Nuuwar Fakfak mengikuti pembekalan dengan aktif. Sesi diskusi yang digelar turut membahas berbagai tantangan kebangsaan di era modern, termasuk pentingnya menjaga toleransi di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan para mahasiswa baru STKIP Nuuwar Fakfak memiliki pemahaman yang lebih kuat mengenai pentingnya bela negara, toleransi, dan semangat persatuan sebagai bekal dalam menjalani pendidikan tinggi sekaligus mempersiapkan diri menjadi calon pendidik yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan masyarakat, bangsa, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (IB).



























