BERITAPRESS. ID, FAKFAK|Bhayangkara Taekwondo Club (BTC) Polres Fakfak tampil dominan pada Kejuaraan Taekwondo Junior Championship (JTC) Liga Pelajar se-Papua Barat dan Papua Barat Daya Tahun 2026 di GOR Triton, Kabupaten Kaimana, 1–2 September 2026. Turun dengan 27 atlet terbaik yang tergabung dalam Tim TKP Fakfak, BTC menjadi salah satu kekuatan utama di balik keberhasilan kontingen Fakfak meraih 55 medali. Kamis (03/09/2026)
Di tengah persaingan 263 atlet dari berbagai daerah, para atlet BTC Polres Fakfak menunjukkan performa luar biasa. Dari total 29 medali emas yang diraih Tim TKP Fakfak, 19 emas atau sekitar 66 persen dipersembahkan oleh atlet BTC Polres Fakfak. Kontribusi tersebut menunjukkan betapa besarnya peran BTC dalam mendongkrak prestasi Taekwondo Kota Pala (TKP) Kabupaten Fakfak di ajang regional tersebut.
Dominasi BTC tidak berhenti pada medali emas. Dari 15 medali perak yang diraih Tim TKP Fakfak, 4 di antaranya disumbangkan atlet BTC. Sementara dari 11 medali perunggu, BTC kembali memberikan kontribusi sebanyak 4 medali. Dengan demikian, secara keseluruhan BTC Polres Fakfak menyumbangkan 27 dari 55 medali Tim TKP Fakfak, atau setengah dari total perolehan medali kontingen.
Rinciannya, 19 emas, 4 perak dan 4 perunggu menjadi bukti konkret konsistensi para atlet BTC dalam menaklukkan persaingan di atas matras. Catatan tersebut sekaligus menegaskan bahwa kehadiran BTC bukan sekadar pelengkap dalam kontingen Fakfak, melainkan menjadi salah satu mesin utama perolehan medali.
Prestasi BTC semakin lengkap dengan keberhasilan tiga atletnya meraih penghargaan Atlet Terbaik. Samuel Dean Ba’ru menjadi Atlet Terbaik Pra Cadet Putra tingkat SD, Richela Rus Kende meraih Atlet Terbaik Pra Cadet Putri tingkat SD, dan Prita Nazwa Estiyanti dinobatkan sebagai Atlet Terbaik Cadet Putri tingkat SMP. Tiga penghargaan individu tersebut menjadi pengakuan atas kualitas atlet-atlet muda binaan BTC.
Capaian impresif tersebut dipimpin langsung oleh Pelatih Kepala BTC Polres Fakfak, Aiptu Rizal Rusli, S.H. Di balik perolehan puluhan medali tersebut terdapat proses latihan yang disiplin, pembinaan berkelanjutan, serta mental bertanding yang terus dibangun. Para atlet BTC mampu mengubah kerja keras di tempat latihan menjadi prestasi nyata ketika berhadapan dengan lawan-lawannya di arena JTC 2026.
Keberhasilan tersebut juga tidak lepas dari dukungan luar biasa para orang tua atlet. Doa, motivasi, waktu dan dukungan finansial yang diberikan secara mandiri menjadi bagian penting dalam perjalanan para atlet BTC hingga mampu tampil maksimal di Kaimana. Dukungan tersebut menjadi energi tambahan bagi para atlet untuk membawa nama BTC dan Kabupaten Fakfak ke podium juara.
Dengan 27 medali yang terdiri dari 19 emas, 4 perak dan 4 perunggu, ditambah tiga gelar Atlet Terbaik, BTC Polres Fakfak sukses menunjukkan dominasinya di JTC 2026. Prestasi ini bukan hanya menjadi kebanggaan BTC Polres Fakfak, tetapi juga menjadi bukti bahwa pembinaan atlet muda di Fakfak mampu melahirkan talenta yang siap bersaing dan mengharumkan nama daerah di tingkat Papua Barat dan Papua Barat Daya. (IB).





























