BERITAPRESS.ID, PAGARALAM | Nahdlatul Ulama (NU) memiliki berbagai badan otonom dan lembaga yang bergerak di berbagai bidang, salah satunya Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU). Lembaga ini berfokus pada pemberdayaan petani, pendampingan agribisnis, penyuluhan pertanian organik, hingga pengembangan teknologi pertanian modern.
Sebagai salah satu perangkat organisasi NU, LPPNU memiliki peran strategis dalam melaksanakan kebijakan organisasi di bidang pengembangan dan pengelolaan pertanian, kehutanan, perkebunan, serta pelestarian lingkungan hidup.
Dalam menjalankan tugasnya, LPPNU memiliki sejumlah program strategis, di antaranya:
- Pengembangan Pertanian. Melaksanakan kebijakan NU di bidang pertanian, kehutanan, perkebunan, dan lingkungan hidup secara berkelanjutan.
- Pemberdayaan dan Advokasi Petani. Memberikan pendampingan kepada kelompok tani, memfasilitasi sertifikasi produk pertanian organik, serta membangun kemitraan agribisnis yang mampu meningkatkan kesejahteraan petani.
- Inovasi Teknologi Pertanian. Menjalin kerja sama dengan berbagai instansi pemerintah, perguruan tinggi, maupun dunia usaha untuk mengenalkan praktik smart agriculture, penggunaan bionutrien, dan teknologi pertanian lainnya guna meningkatkan produktivitas hasil panen.
Mayoritas warga Nahdlatul Ulama merupakan masyarakat yang menggantungkan hidup pada sektor pertanian. Oleh karena itu, keberadaan LPPNU diharapkan mampu menjadi wadah pemberdayaan sekaligus menghadirkan solusi dan inovasi bagi para petani dalam menghadapi berbagai tantangan pertanian modern.
Selain mendorong peningkatan produktivitas, LPPNU juga mengedepankan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah dalam setiap program pemberdayaan masyarakat, sehingga pembangunan sektor pertanian tidak hanya berorientasi pada aspek ekonomi, tetapi juga memperkuat nilai-nilai kebersamaan, kemandirian, dan kemaslahatan umat. (09/PA)



























