Bisnis

Literasi Keuangan Perempuan OJK untuk Keluarga

×

Literasi Keuangan Perempuan OJK untuk Keluarga

Sebarkan artikel ini
foto :ojk

BERITAPRESS.ID, JAKARTA | Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat literasi keuangan perempuan sebagai bagian dari upaya meningkatkan ketahanan ekonomi keluarga. Program ini dilakukan melalui edukasi bersama Tim Penggerak PKK agar pemahaman keuangan menjangkau hingga tingkat rumah tangga di seluruh Indonesia.

Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi menegaskan bahwa perempuan memiliki peran penting dalam membentuk keluarga yang tangguh secara finansial. Menurutnya, literasi keuangan bukan hanya soal memahami uang, tetapi juga membangun generasi yang lebih cerdas secara finansial.

“Literasi keuangan bagi perempuan bukan hanya tentang memahami uang, tetapi tentang membangun keluarga yang tangguh, melahirkan generasi yang cerdas finansial, dan memperkuat kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” ujar Friderica dalam siaran persnya dilaman ojk.

Tips Literasi Keuangan Perempuan dari OJK

OJK merangkum beberapa langkah sederhana yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari:

1. Catat alur keuangan

Pisahkan pemasukan, pengeluaran, dan tabungan agar keuangan lebih terkontrol.

2. Prioritaskan kebutuhan

Dahulukan kebutuhan pokok seperti makan, pendidikan, dan listrik dibanding keinginan.

3. Waspadai pinjaman online ilegal

Pastikan hanya menggunakan layanan keuangan yang terdaftar dan diawasi OJK.

4. Hati-hati investasi bodong

Waspadai tawaran keuntungan besar dalam waktu singkat tanpa kejelasan risiko.

5. Biasakan menabung di awal

Sisihkan tabungan saat menerima penghasilan, bukan dari sisa pengeluaran.

Perempuan sebagai Kunci Ketahanan Keuangan

Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen OJK Dicky Kartikoyono menyampaikan bahwa perempuan, khususnya ibu-ibu PKK, merupakan fondasi ketahanan ekonomi keluarga.

“Perempuan adalah kunci ketahanan keuangan keluarga sekaligus fondasi kesejahteraan masyarakat. Ketika perempuan berdaya secara finansial, dampaknya tidak hanya dirasakan oleh keluarga, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi secara luas,” ujarnya.

OJK menegaskan bahwa penguatan literasi keuangan perempuan merupakan strategi penting untuk menciptakan keluarga yang lebih tangguh, terlindungi dari risiko keuangan ilegal, serta lebih siap menghadapi tantangan ekonomi modern. (***)/one