PagaralamReligi

Humsy Pasma Intensifkan Pembinaan Home Industry Warga Nahdliyin di Dempo Selatan

×

Humsy Pasma Intensifkan Pembinaan Home Industry Warga Nahdliyin di Dempo Selatan

Sebarkan artikel ini

BERITAPRESS.ID, PAGARALAM | Upaya mendorong kemandirian ekonomi warga Nahdliyin terus dilakukan di Kota Pagaralam. Salah satunya melalui pembinaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta home industry yang dilakukan Humsy Pasma di Kecamatan Dempo Selatan.

Dalam aktivitas sehari-harinya, Humsy Pasma tidak hanya menjalankan profesinya sebagai petani, tetapi juga berdagang. Sebagai kader Banser Kota Pagaralam di lingkungan PCNU Pagaralam, ia turut aktif mendorong warga Nahdliyin untuk mengembangkan potensi ekonomi yang dimiliki.

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya membantu meningkatkan perekonomian keluarga sekaligus menggerakkan roda perekonomian masyarakat, khususnya warga Nahdliyin di Kota Pagaralam.

Salah satu UMKM yang kini mendapat pembinaan adalah Pusat Oleh-oleh “RAHAYU”, yang beralamat di Jalan Lintas Lahat–Pagaralam, RT 04/RW 04, Dusun Suka Cinta, Kelurahan Atung Bungsu, Kecamatan Dempo Selatan, Kota Pagaralam.

UMKM tersebut mengembangkan berbagai produk yang menjadi ciri khas oleh-oleh Kota Pagaralam. Sebagai daerah yang dikenal sebagai salah satu tujuan wisata di Sumatera Selatan, Pagaralam memiliki potensi besar dalam pengembangan usaha berbasis produk lokal.

Potensi tersebut kemudian dimanfaatkan Humsy Pasma bersama para pelaku usaha binaannya untuk menciptakan kegiatan ekonomi yang produktif dan berkelanjutan.

Lokasi Pusat Oleh-oleh “RAHAYU” yang berada di jalur strategis Lintas Pagaralam–Lahat menjadi salah satu keunggulan. Dengan posisi tersebut, usaha ini diharapkan dapat menjadi salah satu tempat persinggahan wisatawan yang ingin membeli berbagai produk khas Kota Pagaralam.

Tidak hanya menjual produk, pembinaan juga diarahkan untuk mendorong masyarakat mengolah potensi bahan baku lokal menjadi produk bernilai tambah.

Kota Pagaralam yang dikenal sebagai daerah penghasil kopi, teh, sayur-mayur, buah-buahan dan berbagai hasil pertanian lainnya memiliki sumber daya yang cukup besar untuk dikembangkan menjadi produk home industry.

Bahan mentah hasil pertanian masyarakat dapat diolah menjadi berbagai produk siap konsumsi sehingga memiliki nilai ekonomi lebih tinggi. Selain membuka peluang usaha, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan kreativitas serta keterampilan warga Nahdliyin dalam mengembangkan usaha sesuai dengan kemampuan masing-masing.

Humsy Pasma berharap keberadaan UMKM dan home industry binaan tersebut dapat menjadi motivasi bagi warga lainnya untuk berani mengembangkan potensi dan profesi yang dimiliki.

Dengan semakin banyaknya usaha produktif yang tumbuh, diharapkan kegiatan tersebut dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan serta menghidupkan perekonomian warga Nahdliyin dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

“Semoga UMKM yang dikembangkan ini dapat menjadi motivasi bagi yang lain untuk mengembangkan profesinya masing-masing sesuai dengan kemampuan warga Nahdliyin,” demikian harapan dalam pengembangan usaha tersebut. (09/PA)