BERITAPRESS.ID, PALEMBANG | Bagops Brimob Polda Sumatera Selatan mendistribusikan 100 jerigen cairan formula pemadam api khusus jenis X-Fire atau Cross Fire kepada 11 polres jajaran. Bantuan tersebut disalurkan untuk memperkuat dukungan operasional dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Sumatera Selatan.
Penyerahan bantuan berlangsung di Mako Satbrimob Polda Sumsel, Senin (7/9/2026). Cairan X-Fire atau Cross Fire merupakan bahan campuran air yang digunakan untuk membantu proses pemadaman api. Formula tersebut sebelumnya telah melalui proses pengujian oleh Aslog Mabes Polri sebelum diproduksi dalam skala besar dan didistribusikan ke jajaran Polda maupun Polres.
Distribusi dilakukan langsung oleh Kabagops Brimob Polda Sumsel. Dari total 100 jerigen yang disalurkan, sebanyak 50 jerigen diperuntukkan bagi Sabhara, sedangkan 50 jerigen lainnya didistribusikan kepada 10 polres jajaran.
Adapun rincian distribusi meliputi Polres OKU sebanyak empat jerigen, Polres OKI enam jerigen, Polres Ogan Ilir enam jerigen, Polrestabes Palembang empat jerigen, Polres Banyuasin enam jerigen, Polres Musi Banyuasin enam jerigen, Polres OKU Timur empat jerigen, Polres Muara Enim enam jerigen, Polres Prabumulih empat jerigen, dan Polres Lahat empat jerigen.
Distribusi logistik tersebut merupakan bagian dari dukungan operasional Polda Sumsel dalam menghadapi potensi Karhutla. Sarana pemadaman ini diharapkan dapat menunjang efektivitas dan kecepatan personel dalam menangani titik-titik api di lapangan.
Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., mengatakan pendistribusian logistik tersebut merupakan bagian dari upaya Polda Sumsel memperkuat kesiapsiagaan jajaran dalam menghadapi Karhutla.
“Dukungan sarana dan prasarana pemadaman yang telah teruji kualitasnya ini diharapkan mampu meningkatkan mobilitas serta efektivitas personel di lapangan. Kami memastikan seluruh jajaran terus siaga dan bergerak cepat dalam menanggulangi setiap potensi titik api guna melindungi keselamatan masyarakat dan menjaga kelestarian lingkungan di wilayah Sumatera Selatan,” ujar Nandang.
Ia menambahkan, kesiapsiagaan seluruh jajaran menjadi salah satu langkah penting dalam mengantisipasi peningkatan potensi Karhutla, khususnya selama musim kemarau.
Polda Sumsel memastikan koordinasi dan kesiapan personel terus diperkuat agar setiap laporan maupun temuan titik api dapat segera ditindaklanjuti. (MR)





























