BERITAPRESS.ID, MUARA ENIM | Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Muara Enim mengambil sikap tegas terkait rentetan kecelakaan lalu lintas berdarah yang kerap terjadi di jalur perlintasan hauling batu bara PT Servo Lintas Raya. Ketua PDPM Muara Enim, Endang Saputra, mendesak pihak manajemen perusahaan untuk segera melakukan langkah nyata dengan membangun infrastruktur keselamatan berupa flyover (jembatan layang) atau underpass (terowongan) pada setiap perlintasan yang memotong jalan masyarakat.
“Kami tidak bisa tinggal diam melihat jalur hauling PT Servo Lintas Raya terus memakan korban jiwa masyarakat, baik di wilayah Kabupaten Muara Enim maupun di kabupaten tetangga yang dilintasi. Keamanan dan keselamatan nyawa masyarakat adalah di atas segala-galanya. Cukup kejadian beberapa hari lalu yang menewaskan warga desa Ujanmas Mas Lama kecamatan Ujan Mas kabupaten Muara Enim yang menjadi korban semoga dikemudian hari tidak ditemukan lagi,” ujar Endang Saputra dalam keterangan tertulisnya, Kamis (05/10/2026) pada awak media.
Menurut Endang, pertemuan sebidang antara jalan aktivitas masyarakat dan kendaraan bertonase besar milik angkutan batu bara menjadi bom waktu yang terus mengancam keselamatan warga. Oleh karena itu, solusi jangka panjang seperti pemisahan jalur melalui flyover atau terowongan sudah menjadi kewajiban mutlak yang harus dipenuhi oleh pihak perusahaan demi aspek keselamatan operasional.
Selain mendesak pihak perusahaan, Pemuda Muhammadiyah Muara Enim juga meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muara Enim untuk tidak menutup mata dan bersikap lembek. Pemkab didorong segera mengambil tindakan hukum yang tegas demi melindungi masyarakat umum.
“Kami meminta Pemkab Muara Enim bertindak tegas dan segera mengevaluasi izin serta operasional perlintasan PT Servo Lintas Raya. Jangan sampai ada kesan pembiaran. Jika pihak perusahaan terus mengulur waktu tanpa ada realisasi pembangunan jembatan penyeberangan atau terowongan yang aman, maka Pemkab harus berani menghentikan sementara operasional perlintasan tersebut,” tambah Endang.
PDPM Muara Enim menegaskan akan terus mengawal isu keselamatan ini dan siap berkoordinasi dengan berbagai elemen masyarakat serta pemangku kebijakan.
“Kami berharap ada tindakan konkret dari manajemen PT Servo Lintas Raya dan langkah nyata dari Pemkab Muara Enim sebelum jatuh korban berikutnya,” pungkasnya. (Andi candra)

























