BERITAPRESS.ID, LAHAT | Wakil Bupati (Wabup) Lahat melepas keberangkatan 35 putra-putri Kabupaten Lahat yang dinyatakan lulus sebagai penerima Program Beasiswa Pendidikan Tinggi Vokasi Kelapa Sawit Tahun 2026.
Program tersebut merupakan kerja sama Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) dengan Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian Republik Indonesia bersama sejumlah perguruan tinggi mitra.
Kegiatan pelepasan turut dihadiri Sekda Lahat Dr. Ir. H. Izromaita, M.Si., Asisten II Setda Lahat Ichan Fadli, S.IP., MM., Pimpinan Bank Sumsel Babel Ari Lesmana, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lahat Nien Adrin, MAP., Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Lahat Eti Listiana, MM., serta Kepala Dinas Perkebunan Lahat Vivi Anggraini, S.STP., M.Si.
Program beasiswa ini merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor perkebunan kelapa sawit. Pelaksanaannya mengacu pada Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2014 tentang Perkebunan serta regulasi Kementerian Pertanian yang mengatur pengembangan sumber daya manusia, penelitian, dan pemberdayaan di bidang perkebunan kelapa sawit.
Program tersebut bertujuan memberikan kesempatan kepada putra-putri daerah, khususnya yang berasal dari keluarga pekebun kelapa sawit, untuk memperoleh pendidikan tinggi yang sesuai dengan kebutuhan pembangunan sektor perkebunan.
Selain meningkatkan kualitas dan kompetensi sumber daya manusia, program ini diharapkan melahirkan generasi muda yang memiliki pengetahuan, keterampilan, dan kompetensi dalam mengelola perkebunan kelapa sawit secara produktif, berkelanjutan, dan profesional.
Seleksi Ketat
Kepala Dinas Perkebunan Lahat Vivi Anggraini menyampaikan dalam laporannya, proses seleksi calon penerima beasiswa dilakukan melalui sejumlah tahapan yang telah ditetapkan oleh penyelenggara program.
Dinas Perkebunan Lahat berperan dalam menyosialisasikan program kepada masyarakat, mendampingi proses pendaftaran, melakukan koordinasi dengan calon peserta, serta menyampaikan informasi terkait tahapan seleksi dan hasilnya.
Sosialisasi Program Beasiswa Sawit Tahun 2026 dilaksanakan pada 21 April hingga 6 Mei 2026. Selanjutnya, pendaftaran dan pengumpulan dokumen berlangsung pada 3 hingga 20 Juni 2026.
Peserta kemudian mengikuti seleksi tertulis pada 22 Agustus 2026, dilanjutkan dengan tahapan wawancara pada 26 dan 28 Agustus 2026. Penetapan hasil seleksi dan pengumuman penerima beasiswa dilaksanakan pada 8 September 2026.
Berdasarkan hasil seleksi yang dilakukan pihak penyelenggara, tercatat 103 calon mahasiswa mengikuti proses awal.
Sebanyak 102 peserta memenuhi persyaratan administrasi dan 100 peserta mengikuti tahapan seleksi. Dari proses tersebut, sebanyak 35 peserta dinyatakan lulus dan ditetapkan sebagai penerima Program Beasiswa Pendidikan Tinggi Vokasi Kelapa Sawit Tahun 2026.
Total 109 Mahasiswa Sejak 2021
Program beasiswa sawit juga menunjukkan perkembangan positif di Kabupaten Lahat. Sejak 2021 hingga 2026, sebanyak 109 mahasiswa asal Kabupaten Lahat telah memperoleh beasiswa pendidikan tinggi melalui program tersebut.
Para mahasiswa menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi mitra, di antaranya Politeknik Citra Widya Edukasi, Institut Teknologi Perkebunan Indonesia Medan, Politeknik Kampar, Politeknik ATIP Padang, Universitas Jambi, serta sejumlah perguruan tinggi mitra lainnya yang tersebar di Indonesia.
Program studi yang ditempuh juga beragam dan berkaitan dengan kebutuhan sektor perkebunan, seperti budidaya perkebunan kelapa sawit, teknologi pengolahan hasil perkebunan, teknik kimia, agroteknologi, teknik mekanika, akuntansi, hingga teknologi listrik.
Para penerima beasiswa mendapatkan pembiayaan pendidikan dan sejumlah fasilitas penunjang yang didanai BPDP. Bantuan tersebut antara lain mencakup biaya kuliah, asrama atau akomodasi, uang saku, biaya wisuda, transportasi keberangkatan dan kepulangan, hingga kesempatan mengikuti kegiatan magang di perusahaan perkebunan.
Bukan Hadiah, tetapi Awal Menuju Masa Depan
Dalam arahannya, Wabup Lahat menyampaikan bahwa beasiswa yang diterima para mahasiswa bukan sekadar bantuan pendidikan, tetapi menjadi kesempatan untuk menyiapkan masa depan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia asal Kabupaten Lahat.
Para penerima beasiswa diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya, bersungguh-sungguh dalam menempuh pendidikan, serta menjaga nama baik daerah selama mengikuti proses perkuliahan.
Pendidikan vokasi di bidang perkebunan juga diharapkan dapat membekali mahasiswa dengan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan industri kelapa sawit.
Dengan bertambahnya jumlah penerima beasiswa setiap tahun, program tersebut diharapkan turut membuka peluang bagi generasi muda Kabupaten Lahat untuk berkontribusi dalam pengembangan sektor perkebunan dan pembangunan daerah.
Laporan : Andes































