Scroll untuk baca artikel
NewsOKUSOlahraga

Dua Medali dari Papan Catur Kejuaraan Provinsi, Sinyal Positif Pembinaan Atlet OKU Selatan

×

Dua Medali dari Papan Catur Kejuaraan Provinsi, Sinyal Positif Pembinaan Atlet OKU Selatan

Sebarkan artikel ini

BERITAPERSS, ID OKU Selatan— Dua medali menjadi buah dari ketekunan 27 pecatur Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan yang turun dalam Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Sumatera Selatan 2026.

Bukan sekadar membawa pulang penghargaan, capaian satu emas dan satu perak tersebut menjadi sinyal positif bagi pembinaan olahraga catur di OKU Selatan.

Menariknya, dua medali itu lahir dari dua generasi berbeda: pengalaman seorang veteran dan ketangguhan pecatur senior putri.

Medali emas dipersembahkan Nur Cholid dari kategori veteran. Sementara medali perak diraih Melly Anggraeni yang tampil di kategori senior putri.

Keduanya menjadi bagian dari 27 atlet catur OKU Selatan yang dipercaya berlaga pada Kejurprov Sumatera Selatan 2026.

Ajang tersebut berlangsung pada 11 hingga 13 September 2026 dan mempertemukan pecatur dari berbagai daerah dengan kelompok pertandingan mulai U-11, U-13, U-15, U-17, U-19, senior hingga veteran.

Bagi OKU Selatan, perjalanan menuju podium itu dimulai jauh sebelum bidak pertama digerakkan di arena Kejurprov. Para atlet terlebih dahulu melewati proses seleksi melalui Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) yang digelar Persatuan Catur Indonesia (Percasi) Kabupaten OKU Selatan pada akhir Agustus 2026.

Dari ajang tersebut, atlet-atlet terbaik kemudian dihimpun untuk memperkuat kontingen OKU Selatan di tingkat provinsi.

Proses itu memperlihatkan bahwa prestasi tidak lahir dalam satu pertandingan. Ada seleksi, latihan, pengalaman bertanding, serta keberanian untuk berhadapan dengan pecatur-pecatur terbaik dari berbagai daerah.

Ketua Percasi OKU Selatan, Reza Pahlevi, S.Pd., M., mengatakan keikutsertaan puluhan atlet dalam Kejurprov merupakan bagian dari komitmen Percasi dalam membangun pembinaan yang berkelanjutan.

Menurut dia, raihan medali menjadi motivasi sekaligus bahan evaluasi untuk terus meningkatkan kualitas atlet OKU Selatan.

” Capaian ini tentu menjadi kebanggaan bagi kami. Namun, yang lebih penting adalah bagaimana prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi atlet – atlet lainya untuk terus berlatih dan berkembang, ” ujar Reza. Selasa.(15/09/2026).

Ia menilai  pengalaman bertanding di tingkat provinsi memiliki nilai penting, khususnya bagi pecatur usia muda. Setiap pertandingan menjadi ruang untuk mengasah kemampuan, membangun mental bertanding, sekaligus mengenalkan atlet pada atmosfer kompetisi yang lebih ketat.

Sementara itu, keberhasilan Nur Cholid dan Melly Anggraeni menunjukkan bahwa potensi catur OKU Selatan tidak hanya bertumpu pada satu kelompok usia.

Ada pengalaman yang terus dijaga dan ada regenerasi yang sedang dibangun. Keduanya bertemu dalam satu tujuan: mengangkat nama OKU Selatan melalui olahraga yang menuntut ketelitian, ketenangan, strategi, dan daya tahan mental.

Dua medali tersebut, menjadi lebih dari sekadar catatan prestasi. Ia menjadi penanda bahwa pembinaan catur di OKU Selatan memiliki fondasi yang terus bergerak.

” Bagi Percasi OKU Selatan, papan catur di Kejurprov memang telah ditutup. Namun, pertandingan sesungguhnya masih panjang—menyiapkan lebih banyak pecatur, memperkuat regenerasi, dan membawa prestasi daerah ke level yang lebih tinggi, ” Pungkasnya.(SR)