Scroll untuk baca artikel
Pagaralam

Susno Duadji Desak Polres Pagaralam Ungkap Tuntas Kasus Dugaan Begal di Tebat Gunung

×

Susno Duadji Desak Polres Pagaralam Ungkap Tuntas Kasus Dugaan Begal di Tebat Gunung

Sebarkan artikel ini

BERITAPRESS.ID, PAGARALAM |Tokoh masyarakat sekaligus warga Dusun Tebat Gunung, Kelurahan Lubuk Buntak, Kecamatan Dempo Selatan, Kota Pagaralam, H. Susno Duadji, menyatakan keprihatinannya atas peristiwa dugaan pembegalan yang terjadi di kawasan Tebat Gunung, Selasa (1/9/2026).

Susno Duadji mengaku mendapatkan informasi mengenai kejadian tersebut dari sejumlah media online. Menurutnya, dugaan aksi pencurian dengan kekerasan tersebut merupakan peristiwa serius yang tidak hanya berdampak terhadap korban, tetapi juga menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

“Saya, H. Susno Duadji, sebagai warga Dusun Tebat Gunung, Kelurahan Lubuk Buntak, Kecamatan Dempo Selatan, Kota Pagaralam, sangat menyesalkan dan prihatin terhadap peristiwa begal yang terjadi di Dusun Tebat Gunung pada Selasa (1/9/2026), yang informasinya saya dapatkan dari beberapa media online,” ujar Susno saat dihubungi Media Beritapress.Id.

Ia meminta Polres Pagaralam beserta jajaran segera mengungkap kasus tersebut secara tuntas dan menangkap pelaku apabila telah teridentifikasi berdasarkan hasil penyelidikan.

“Kejadian ini sangat serius. Ini pencurian dengan kekerasan yang sangat fatal. Sebagai warga masyarakat, saya meminta Polres Pagaralam dan jajaran dapat mengungkap tuntas kejahatan ini,” tegasnya.

Susno menambahkan, aparat penegak hukum diharapkan dapat segera menangkap pelaku dan memprosesnya sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Tangkap pelakunya dan seret ke pengadilan. Yang menjadi korban bukan hanya yang dibegal, tetapi seluruh masyarakat yang mengetahui informasi ini karena merasa ketakutan,” katanya.

Minta Patroli Ditingkatkan

Lebih lanjut, Susno berharap jajaran kepolisian meningkatkan kegiatan patroli, khususnya pada jam-jam rawan dan di wilayah yang dinilai memiliki potensi terjadinya tindak kriminal.

Ia meminta patroli tidak hanya dilakukan oleh Polsek Dempo Selatan, tetapi juga melibatkan jajaran Polres Pagaralam, termasuk fungsi Sabhara, Intelijen, dan Reserse.

“Saya berharap patroli ditingkatkan pada jam-jam rawan di semua jajaran Polsek, khususnya Polsek Dempo Selatan, maupun dari Polres Pagaralam. Baik fungsi Sabhara, Intel, dan Reserse agar rutin dilakukan. Jangan terlalu banyak tinggal di kantor, karena potensi terjadinya kejahatan ada di tengah masyarakat, bukan di kantor Polri,” tegasnya.

Menurut Susno, kehadiran polisi di tengah masyarakat sangat penting untuk memberikan rasa aman sekaligus mencegah terjadinya tindak kriminal.

“Polri harus bekerja keras untuk mengungkap dan menangkap pelaku atas peristiwa yang meresahkan dan membuat masyarakat sangat ketakutan ini,” pungkasnya.

Dugaan Aksi Begal Terjadi di Jalan Lintas Tebat Gunung

Sebelumnya, sejumlah media memberitakan adanya aksi kekerasan yang diduga merupakan pembegalan di kawasan Jalan Lintas Desa Tebat Gunung, Kecamatan Dempo Selatan, Kota Pagaralam, Sumatera Selatan.

Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi pada Selasa pagi, 1 September 2026. Dalam kejadian itu, seorang warga dilaporkan menjadi korban penganiayaan oleh pelaku yang hingga kini belum diketahui identitasnya.

Peristiwa tersebut terjadi di sekitar kawasan jalan yang relatif sepi, tepatnya tidak jauh dari Jembatan Besemah, Simpang Tiga Bandara Atung Bungsu, Desa Tebat Gunung, Kecamatan Dempo Selatan.

Hingga berita ini diterbitkan, informasi mengenai identitas dan keberadaan pelaku masih menunggu hasil penyelidikan pihak kepolisian.

Laporan: 09/PA