Dukung Siswa Ogan Ilir Lebih Cerdas, Kompetitif dan Berkarakter
BERITAPRESS.ID, OGAN ILIR | Sebagai wujud dukungan biskuit OREO untuk merealisasikan visi ”Pendidikan Bermutu untuk Semua” dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (Kemendikdasmen), rangkaian program ”OREO Berbagi Seru” yang digelar di 7 provinsi kali ini hadir di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Bermitra dengan Indonesia Mengajar, program ini terdiri dari kegiatan edukasi dan pendistribusian alat-alat belajar seru yang melibatkan seluruh ekosistem pendidikan seperti guru, orang tua dan komunitas guna menciptakan pengalaman belajar yang lebih menyenangkan, interaktif dan bermakna bagi 625 siswa Sekolah Dasar di Ogan Ilir agar mereka dapat berkembang menjadi Generasi SERU.
Program ini mendapatkan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir karena sejalan dengan fokus peningkatan akses dan kualitas pendidikan untuk melahirkan siswa-siswi yang lebih cerdas, kompetitif dan berkarakter.
Untuk itu, dalam kegiatan edukasi program “OREO Berbagi Seru”, Sayadi, S.Sos., M.Si. selaku Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Ogan Ilir yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Muslih Hidayat, S. Pd. Gr, Pengawas Kabupaten Ogan Ilir menyampaikan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ogan Ilir menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada OREO atas inisiatif program ‘OREO Berbagi Seru’ yang sejalan dengan visi Kemendikdasmen, ‘Pendidikan Bermutu untuk Semua’.
“Kami sebagai pendidik berperan sebagai ujung tombak, tapi dengan adanya program ini tentu bisa meng-upgrade kemampuan para guru di kelas. Program ini tidak hanya menghadirkan pemerataan kesempatan belajar yang bermutu tapi juga menghadirkan keseruan dan kebahagiaan bagi anak-anak dengan membawa semangat edukasi yang sangat penting, yaitu belajar sambil bermain. Mudah-mudahan saat kita mengajar dengan menghadirkan kenyamanan dan permainan, persentase anak-anak yang mengikuti dan memahami materi tentu lebih besar,” ujarnya.
“Program ini adalah bentuk kepedulian yang sangat berarti karena akses terhadap sarana dan prasarana belajar yang memadai merupakan salah satu kunci dalam mendukung kesetaraan kualitas pendidikan Indonesia, utamanya di daerah. Kami sangat mengapresiasi kontribusi dari OREO baik melalui kegiatan edukasi bagi para guru, orang tua, dan komunitas dan juga donasi alat-alat belajar untuk para siswa yang kami percaya akan mampu membuat proses belajar mengajar menjadi lebih menyenangkan dan bermakna. Semoga inisiatif ini dapat membuktikan bahwa kolaborasi pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dapat menghadirkan dampak yang nyata dan inklusif bagi generasi penerus bangsa. Semoga kesempatan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk memperkaya pengetahuan sehingga kita dapat menjadikan pembelajaran di kelas menjadi pengalaman yang berkesan,” lanjut Muslih.
Terkait program “OREO Berbagi Seru”, Anggya Kumala selaku Marketing Director Mondelēz Indonesia menjelaskan “Sejalan dengan purpose untuk menciptakan kebersamaan melalui berbagai momen penuh keseruan – tak terkecuali saat belajar, OREO meyakini bahwa pembelajaran yang menyenangkan akan memberikan pengalaman yang lebih bermakna untuk anak. Pendekatan ini kami hadirkan melalui program ’OREO Berbagi’ yang sejak 2024 berfokus pada pemberdayaan orang tua, guru, dan komunitas melalui kegiatan edukasi playful learning serta penyaluran donasi.”
“Tahun ini, mengangkat tema ‘OREO Berbagi Seru’, OREO ingin mendukung upaya Pemerintah dengan meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus berkontribusi dalam menjembatani kesenjangan pendidikan di 7 kabupaten yang tersebar di 7 provinsi: Banten, Jawa Barat, Lampung, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Tengah, Sumatera Selatan, dan Sumatera Utara, di mana beberapa diantaranya mencakup wilayah 3T dan marginal. Secara keseluruhan, program ini menargetkan untuk memberikan manfaat bagi 7.000 siswa,” ujar Anggya.
Di Sumatera Selatan yaitu Ogan Ilir sebagai kabupaten keenam yang disambangi oleh program “OREO Berbagi Seru”, upaya ini diwujudkan melalui pendistribusian 270 alat belajar seru yang menjangkau 625 siswa Sekolah Dasar di Kabupaten Ogan Ilir. Alat belajar seru ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan belajar di bidang Literasi, Numerasi, Sains dan Bahasa Inggris menggunakan pendekatan belajar sambil bermain, yang seluruhnya telah disesuaikan dengan kurikulum nasional.
Tidak hanya itu, selama 19-22 Agustus 2026 digelar pula serangkaian pelatihan edukasi seru bagi 35 guru, 70 orang tua, dan 35 anggota komunitas untuk memberdayakan peranan seluruh ekosistem pendidikan. Bagi guru, pelatihan ini dirancang untuk memperkenalkan filosofi belajar seru dan pemanfaatan alat belajar seru melalui simulasi penerapannya dalam kegiatan belajar di kelas. Bagi orang tua, diberikan sesi edukasi memberikan wawasan mengenai perkembangan anak serta cara menghadirkan aktivitas belajar yang interaktif melalui permainan sederhana yang dapat dilakukan bersama di rumah. Sementara bagi komunitas, kegiatan diarahkan untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam menciptakan ekosistem belajar yang berkelanjutan di lingkungan sekitar.
Ai Resnawati, selaku Kepala Sekolah SDN 1 Indralaya Selatan menyampaikan, “Metode belajar sambil bermain menggunakan alat-alat belajar seru dari OREO sangat membantu kami dalam memahami, mengeksplorasi, dan menerapkan cara belajar yang disukai anak. Mereka jadi lebih aktif bertanya dan terdorong untuk menguasai materi yang sedang dipelajari. Melihat respon yang sangat positif ini, saya sendiri merasa sangat termotivasi untuk mengeksplorasi cara-cara kreatif untuk semakin menghidupkan suasana belajar di kelas.”
Hal senada turut diungkapkan oleh Erni Yusnita, selaku perwakilan orang tua siswa, mengaky selama ini, belajar di rumah jadi rutinitas yang menantang untuk saya maupun anak.
“Program ini membuka mata saya bahwa belajar tidak harus dilakukan dengan cara yang kaku, karena ternyata bisa dikemas lewat permainan. Saat anak merasa senang, orang tua pastinya juga jadi lebih semangat mengajarkan, saya yakin nantinya belajar akan jadi momen seru yang selalu kami nantikan,” ungkapnya.
Selain melibatkan guru, orang tua, dan komunitas, masyarakat juga dapat mendukung dan berkontribusi dalam misi positif di balik program “OREO Berbagi Seru” dengan cara sederhana yaitu melalui pembelian OREO, di mana sebagian dari keuntungan penjualan akan didonasikan untuk menyukseskan penyelenggaraan program.
“Kami harap seluruh keseruan program ini dapat memperkuat semangat bersama untuk memberikan pengalaman belajar yang mampu membantu anak-anak Indonesia tumbuh menjadi Generasi SERU, yaitu mereka yang berkarakter Solutif, Eksploratif, Responsif dan Unggul dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan,” tutup Anggya. (*)





























