Pendidikan

Puluhan Karya AI Guru Dipamerkan, PalComTech Teken MoU dengan Disdik Sumsel

×

Puluhan Karya AI Guru Dipamerkan, PalComTech Teken MoU dengan Disdik Sumsel

Sebarkan artikel ini

PalComTech Palembang Gelar Expo Hasil Workshop Coding dan AI, Tampilkan Puluhan Karya Guru SMA/SMK

 

BERITAPRESS.ID, PALEMBANG | Institut PalComTech Palembang menggelar Expo Hasil Workshop Coding dan Kecerdasan Artifisial (Artificial Intelligence/AI) sebagai puncak rangkaian pelatihan bagi 100 guru SMA dan SMK di Kota Palembang. Kegiatan ini menjadi ajang bagi para peserta untuk memamerkan berbagai inovasi yang dihasilkan setelah mengikuti pelatihan.

Workshop tersebut merupakan hasil kerja sama PalComTech dengan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan. Dalam program ini, guru-guru dari sekitar 53 SMA dan SMK mendapatkan pelatihan coding, kecerdasan artifisial, teknik prompt engineering, hingga dasar-dasar pemrograman yang dibimbing langsung oleh para dosen PalComTech.

Wakil Rektor I PalComTech, Adelin, S.T., M.Kom., menjelaskan bahwa expo digelar sebagai bentuk implementasi hasil pembelajaran agar peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga mampu menghasilkan karya yang dapat dimanfaatkan.

“Harapan kami dengan adanya workshop ini, guru-guru tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga mampu menghasilkan karya yang bisa dipamerkan. Hari ini merupakan puncak kegiatan, yaitu pameran hasil karya guru dari workshop coding dan AI tersebut,” ujarnya.

Menurut Adelin, pelatihan tersebut mengusung konsep Outcome Learning Education, yakni setiap proses pembelajaran harus menghasilkan dampak nyata, bukan sekadar output.

“Harapan kami setiap pembelajaran yang diadakan di PalComTech menghasilkan outcome, bukan hanya output. Outcome tersebut harus memberikan dampak. Karya-karya yang dihasilkan dapat diimplementasikan di sekolah masing-masing maupun dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Dalam expo tersebut dipamerkan sekitar 26 karya guru, mulai dari sistem pengolahan sampah, aplikasi absensi digital, teknologi face recognition, hingga berbagai solusi berbasis kecerdasan artifisial lainnya.

Selain karya para guru, PalComTech juga menampilkan sekitar 18 karya mahasiswa sebagai bentuk kolaborasi sekaligus pengembangan inovasi di bidang teknologi informasi.

Melalui kegiatan ini, PalComTech berharap para guru mampu menerapkan teknologi coding dan AI dalam proses pembelajaran sehingga dapat mempercepat transformasi digital di lingkungan sekolah.

Sebagai tindak lanjut program, PalComTech juga menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan.

Kerja sama tersebut mencakup program asistensi pendidikan di sekolah-sekolah melalui keterlibatan mahasiswa PalComTech dalam program magang. Para mahasiswa nantinya akan membantu proses pembelajaran coding dan AI bagi guru maupun siswa.

“Sebagai tindak lanjut kegiatan ini, kami melakukan MoU dengan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan untuk asistensi pendidikan, khususnya asistensi mengajar di sekolah. Mahasiswa kami akan disalurkan melalui program magang untuk membantu proses pembelajaran coding AI di sekolah-sekolah,” ujarnya.

Adelin menilai berbagai inovasi yang dihasilkan peserta memiliki potensi besar untuk diterapkan, meski masih memerlukan penyempurnaan.

“Kalau saya lihat, program-program yang dipamerkan sudah bagus dan bisa direalisasikan. Mungkin hanya perlu sedikit finishing touch agar benar-benar siap digunakan. Namun secara keseluruhan, karya-karya yang dipamerkan sudah layak untuk diimplementasikan,” katanya.

Ia menambahkan, expo tersebut merupakan pameran hasil karya guru pertama yang diselenggarakan PalComTech dan diharapkan menjadi agenda berkelanjutan sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat.

“Harapan kami, workshop seperti ini bisa terus dikembangkan sehingga ilmu yang diberikan kepada guru dapat diterapkan kembali kepada para siswa di sekolah masing-masing,” ujarnya.

Menurutnya, hasil workshop tidak boleh berhenti sebatas proyek pelatihan, tetapi harus menjadi solusi nyata di lingkungan sekolah maupun kehidupan sehari-hari.

“Semoga workshop yang dilaksanakan PalComTech bermanfaat bagi para guru, dapat diterapkan kepada siswa, dan tidak hanya berhenti pada penilaian, tetapi benar-benar menjadi solusi yang bisa diimplementasikan,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan, Hj. Mondyaboni, S.E., S.Kom., M.Si., M.Pd., memastikan kolaborasi dengan PalComTech dalam peningkatan kompetensi guru di bidang teknologi dan kecerdasan artifisial akan terus berlanjut.

Hal tersebut disampaikan usai mengunjungi expo yang menampilkan lebih dari 20 inovasi hasil pelatihan chatbot dan AI karya guru SMA dan SMK di Sumatera Selatan.

Berbagai inovasi berbasis AI dipresentasikan, mulai dari media pembelajaran, pembuatan film, sistem absensi digital, hingga aplikasi yang mampu mengenali ekspresi atau kondisi pengguna melalui teknologi kecerdasan artifisial.

“Kita melihat ternyata AI memiliki banyak sekali manfaat, mulai dari media pembelajaran, pembuatan film, sistem daftar hadir, hingga berbagai aplikasi lain yang sangat bermanfaat untuk dunia pendidikan,” ujar Hj. Mondyaboni.

Ia mengapresiasi pelaksanaan workshop dan expo yang dinilai berhasil menghasilkan karya nyata dari para guru.

“Terima kasih kepada PalComTech atas terselenggaranya kegiatan ini. Kami berharap program seperti ini terus berlanjut karena hari ini juga telah ditandatangani nota kesepahaman (MoU) sebagai bentuk kerja sama resmi untuk peningkatan kompetensi guru di Sumatera Selatan,” katanya.

Melalui kerja sama tersebut, Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan menargetkan semakin banyak guru memperoleh pelatihan teknologi, khususnya di bidang chatbot dan AI, sehingga dapat diterapkan dalam proses pembelajaran di sekolah.

“Ke depan akan semakin banyak guru yang mendapatkan pelatihan yang bermanfaat untuk meningkatkan kompetensi di bidang teknologi serta chatbot dan AI,” tutupnya. (MR)