BERITAPRESD. ID FAKFAK|Polres Fakfak menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan setiap agenda strategis nasional dengan mengerahkan puluhan personel untuk mengamankan kegiatan Doa Syukuran Kedatangan Jacket Anjungan Lepas Pantai UBA–UBB Proyek Tangguh UCC di Kampung Arguni, Distrik Arguni, Kabupaten Fakfak, Senin (13/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung di kediaman Raja Petuanan Arguni tersebut dihadiri Bupati Fakfak Samaun Dahlan, S.Sos., M.AP., Kapolres Fakfak AKBP Naim Ishak, S.H., S.I.K., M.H., Dandim 1803/Fakfak Letkol Inf. Wahlin Rahman, S.Pd., Ketua DPRK Fakfak Amir Rumbouw, S.T., Ketua Pengadilan Negeri Fakfak Dony Hardiyanto, S.H., M.Hum., Raja Petuanan Arguni Hanafi Pauspaus, jajaran BP Tangguh, unsur Forkopimda, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta sekitar 150 masyarakat Petuanan Arguni.
Rangkaian acara diawali dengan prosesi adat di laut sebagai bentuk penghormatan terhadap tradisi dan budaya masyarakat setempat. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan doa syukuran, sambutan dari tokoh agama dan Bupati Fakfak, makan bersama, serta foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan dukungan terhadap kelancaran Proyek Tangguh UCC.
Untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan kondusif, Kapolres Fakfak menugaskan 42 personel berdasarkan Surat Perintah Kapolres Fakfak Nomor: Sprin/440/VII/PP.3.2./2026 tanggal 12 Juli 2026. Personel yang diterjunkan berasal dari Sat Samapta, Sat Intelkam, Satreskrim, Satpolairud, Polsek Kokas, Seksi Propam, serta sejumlah fungsi pendukung lainnya.
Pengamanan dilakukan secara terbuka dan tertutup dengan mengedepankan langkah-langkah preventif, pendekatan humanis, serta sinergi bersama TNI dan instansi terkait guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat selama kegiatan berlangsung.
Kapolres Fakfak AKBP Naim Ishak mengatakan bahwa Polres Fakfak berkomitmen memberikan pengamanan maksimal terhadap setiap kegiatan masyarakat maupun agenda strategis nasional di wilayah Kabupaten Fakfak.
Menurutnya, sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, BP Tangguh, tokoh adat, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat merupakan faktor penting dalam menjaga stabilitas keamanan sehingga setiap tahapan pembangunan dapat berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Ia juga mengapresiasi masyarakat Petuanan Arguni yang tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kearifan lokal, musyawarah, dan kebersamaan melalui pelaksanaan prosesi adat serta doa syukuran sebagai bentuk dukungan terhadap pembangunan di Kabupaten Fakfak.
Kegiatan berakhir dalam keadaan aman, tertib, dan lancar. Keberhasilan pengamanan tersebut menjadi bukti kesiapsiagaan Polres Fakfak dalam menciptakan situasi yang kondusif, sekaligus mendukung kelancaran pelaksanaan Proyek Strategis Nasional di Kabupaten Fakfak demi mendorong pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. (IB).



























