Bisnis

Penjualan Mobil Listrik Naik 95%, Pasar EV Menguat

×

Penjualan Mobil Listrik Naik 95%, Pasar EV Menguat

Sebarkan artikel ini
foto : kemenperin.go.id

BERITAPRESS.ID, JAKARTA | Penjualan mobil listrik berbasis baterai (battery electric vehicle/BEV) di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan signifikan pada awal tahun 2026. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan mobil listrik pada kuartal I 2026 mencapai 33.150 unit atau meningkat 95,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Lonjakan ini menandakan pasar kendaraan listrik di Indonesia semakin berkembang seiring meningkatnya adopsi teknologi ramah lingkungan di sektor otomotif.

Kementerian Perindustrian menyebut pertumbuhan ini menjadi salah satu indikator penguatan ekosistem kendaraan listrik berbasis baterai (KBLBB) di Indonesia. Penguatan tersebut tidak hanya terjadi pada sisi penjualan, tetapi juga pada pengembangan industri pendukung dan rantai pasok dalam negeri.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menjelaskan pengembangan industri kendaraan listrik nasional membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk industri kecil dan menengah (IKM), agar manfaat ekonomi dapat dirasakan lebih luas.

“Pengembangan ekosistem kendaraan listrik nasional harus mampu memberikan manfaat yang luas bagi industri dalam negeri, termasuk IKM yang menjadi bagian penting dalam rantai pasok,” kata Agus dalam siaran pers dilaman kemenperin.

Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kemenperin juga terus memfasilitasi pertemuan antara Agen Pemegang Merek (APM) kendaraan listrik dengan pelaku IKM komponen otomotif. Kegiatan ini bertujuan memperkuat kemitraan dan memperluas peluang pasokan komponen lokal dalam industri kendaraan listrik.

Selain itu, pertumbuhan kendaraan listrik juga didukung oleh peningkatan infrastruktur pengisian daya. PT PLN (Persero) telah mengoperasikan 4.769 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di ribuan titik di seluruh Indonesia hingga April 2026.

Hingga saat ini, populasi kendaraan listrik di Indonesia terus meningkat, termasuk 798 unit bus listrik dan lebih dari 236 ribu unit sepeda motor listrik. Pemerintah menilai tren ini menunjukkan arah positif dalam transisi menuju energi bersih di sektor transportasi.

Kemenperin menegaskan  penguatan ekosistem kendaraan listrik akan terus dilakukan melalui pengembangan industri, peningkatan TKDN, serta perluasan partisipasi IKM dalam rantai pasok nasional. (***)