Teknologi

Tiga Inovasi Digital RI Diakui Dunia di WSIS 2026

×

Tiga Inovasi Digital RI Diakui Dunia di WSIS 2026

Sebarkan artikel ini
foto : komdigi.go.id

BERITAPRESS.ID, JAKARTA |Pengakuan internasional terhadap tiga inovasi digital Indonesia dibuktikan melalui keberhasilan masuknya inovasi tersebut dalam ajang World Summit on the Information Society (WSIS) Prizes 2026.

Capaian ini menegaskan posisi Indonesia dalam peta inovasi digital global, khususnya dalam pengembangan layanan publik berbasis teknologi yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Dari total 1.596 inovasi yang berasal dari 122 negara, Indonesia berhasil menempatkan tiga inisiatif sebagai WSIS Champions 2026. Ketiganya adalah Jakarta Lawan Hoaks (Jalahoaks) dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, serta Rumah Pendidikan dan Anugerah Bug Bounty dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen).

Ketiga inovasi tersebut merepresentasikan fokus transformasi digital Indonesia pada tiga sektor utama, yakni penguatan literasi informasi, keamanan sistem digital, dan perluasan akses pendidikan berbasis teknologi.

Perkembangan teknologi kecerdasan artifisial generatif turut meningkatkan tantangan dalam penyebaran informasi, terutama karena konten palsu kini dapat dibuat semakin menyerupai informasi asli. Dalam konteks ini, keberadaan platform seperti Jalahoaks menjadi penting untuk memperkuat ketahanan informasi publik.

Sementara itu, program Anugerah Bug Bounty memperkuat pendekatan keamanan siber melalui kolaborasi dengan komunitas ethical hacker untuk mengidentifikasi potensi kerentanan sistem digital pemerintah secara lebih terbuka dan terukur.

Di sisi lain, Rumah Pendidikan menjadi bagian dari upaya pemerintah membangun ekosistem pendidikan digital yang lebih terintegrasi agar layanan pendidikan dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas dan merata.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria menilai capaian ini sebagai indikator meningkatnya kualitas transformasi digital Indonesia dalam tiga tahun terakhir.

“Bobot inovasi yang masuk WSIS tahun ini makin kuat dalam tiga tahun terakhir,” ujar Nezar Patria.

Secara keseluruhan, WSIS Prizes 2026 menjadi ajang evaluasi global terhadap perkembangan inovasi digital di berbagai negara. Keberhasilan Indonesia menempatkan tiga inovasi dalam daftar WSIS Champions menunjukkan bahwa transformasi digital nasional mulai mendapatkan pengakuan di tingkat internasional.

Pemerintah berharap capaian ini dapat memperkuat pengembangan inovasi digital yang tidak hanya berorientasi pada teknologi, tetapi juga pada dampak nyata bagi masyarakat.(***) Komdigi.go.id/one