BERITAPRESS, ID FAKFAK/Wujud nyata kehadiran aparat kewilayahan dalam menjaga kedamaian di tengah masyarakat kembali ditunjukkan oleh Babinsa Koramil 1803-01/Fakfak, Sertu Taher Kutanggas, bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Danaweria, Aiptu Leo Ohiwutun.
Keduanya berhasil menengahi dan menyelesaikan kesalahpahaman antar warga di Kelurahan Danaweria, Distrik Fakfak Tengah, Kabupaten Fakfak, Papua Barat, Selasa (09/06/2026).
Langkah mediasi yang diambil oleh kedua aparat ini merupakan upaya preventif guna mencegah potensi konflik meluas sekaligus memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif. Dengan menggunakan pendekatan persuasif dan kekeluargaan, Sertu Taher dan Aiptu Leo mempertemukan pihak-pihak yang berselisih untuk duduk bersama mencari solusi terbaik.
Dalam proses mediasi tersebut, Sertu Taher Kutanggas menekankan pentingnya komunikasi sebagai kunci utama dalam penyelesaian masalah. Ia mengajak warga untuk selalu mengedepankan musyawarah demi menjaga keharmonisan di lingkungan tempat tinggal.
”Setiap persoalan yang muncul hendaknya diselesaikan dengan kepala dingin dan mengutamakan musyawarah. Dengan demikian, hubungan baik antar warga tetap terjaga dan situasi lingkungan akan senantiasa aman serta kondusif,” ujar Sertu Taher di sela-sela kegiatan.
Berkat sinergi yang solid antara TNI dan Polri, serta sikap kooperatif dari warga yang terlibat, perselisihan tersebut akhirnya menemui titik terang. Kedua belah pihak sepakat berdamai dan berkomitmen untuk tidak memperpanjang masalah tersebut secara kekeluargaan.
Keberhasilan mediasi ini menjadi bukti nyata bahwa sinergitas Babinsa dan Bhabinkamtibmas merupakan garda terdepan dalam merespons dinamika di masyarakat. Masyarakat setempat menyambut baik kehadiran aparat yang tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga hadir sebagai penengah yang solutif dalam mempererat kembali tali persaudaraan antar warga, (IB).




























































