FakfakPapua

Menjaga Warisan Sejarah, Fakfak Bersiap Peringati 666 Tahun Islam Masuk Tanah Papua

×

Menjaga Warisan Sejarah, Fakfak Bersiap Peringati 666 Tahun Islam Masuk Tanah Papua

Sebarkan artikel ini

BERITAPRESS, ID FAKFAK/Kabupaten Fakfak kembali bersiap menggelar salah satu peristiwa sejarah dan religi terbesar tahun ini. Peringatan ke-666 tahun masuknya Agama Islam di Tanah Papua yang dijadwalkan berlangsung pada 8 Agustus 2026.

Diharapkan menjadi momentum penting untuk merefleksikan nilai-nilai kedamaian, toleransi, dan sejarah peradaban di Bumi Cenderawasih.2026, (24/5/2026).

​Ketua Panitia Peringatan, Drs. H. Wahidin Puarada, M.Si., yang juga merupakan Bupati Fakfak dua periode itu menyampaikan bahwa rangkaian persiapan terus dimatangkan agar perayaan bersejarah ini dapat berjalan dengan khidmat dan melibatkan seluruh lapisan masyarakat.

Menurutnya, usia 666 tahun merupakan bukti nyata betapa panjang dan kuatnya akar sejarah Islam yang tumbuh berdampingan secara damai di Fakfak.

​”Peringatan ini bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan sebuah refleksi sejarah yang sangat besar. Kita ingin menunjukkan kepada generasi muda dan dunia luar bahwa sejak 666 tahun lalu, fondasi kedamaian dan toleransi beragama di Tanah Papua, khususnya di Fakfak, sudah tertanam dengan sangat kuat,” ujar Wahidin Puarada saat memberikan keterangan di Fakfak.

​Sebagai daerah yang dikenal dengan filosofi Satu Tungku Tiga Batu, Wahidin menegaskan bahwa perayaan ini tidak hanya milik umat Muslim, melainkan menjadi pesta budaya dan sejarah yang merangkul seluruh komunitas adat dan umat beragama lain di Kabupaten Fakfak. Kebersamaan tersebut dinilai menjadi kunci utama dalam merawat persatuan di tengah kemajemukan masyarakat.

​Panitia juga merencanakan sejumlah agenda kegiatan yang mengombinasikan unsur religi, napak tilas sejarah, hingga pagelaran seni budaya lokal khas Fakfak. Melalui kegiatan ini, situs-situs sejarah peninggalan Islam di wilayah tersebut juga diharapkan mendapat perhatian lebih sebagai aset wisata religi nasional.

​Melalui peringatan ke-666 tahun ini, Wahidin Puarada mengajak seluruh elemen masyarakat Kabupaten Fakfak untuk menyatukan hati, menjaga keamanan, serta menyukseskan acara puncak pada 8 Agustus mendatang demi nama baik daerah dan kelestarian nilai-nilai leluhur Papua, (IB).