NASIONAL

Wamen PKP Ingatkan Rumah Sehat Dimulai dari Sanitasi

×

Wamen PKP Ingatkan Rumah Sehat Dimulai dari Sanitasi

Sebarkan artikel ini

BERITAPRESS.ID, SURABAYA | Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Fahri Hamzah, Selasa (24/2/2026), menegaskan satu hal penting rumah sehat tidak hanya soal bangunan megah, tapi dimulai dari sanitasi yang bersih dan aman.

Kunjungan Wamen PKP ke Balai Teknik Sanitasi di Wiyung, Surabaya, menjadi momen untuk mendorong pengelolaan limbah rumah tangga yang lebih baik sebagai bagian dari Program 3 Juta Rumah.

Dalam pertemuan itu, Wamen PKP berdiskusi dengan jajaran Balai Teknik Sanitasi, dipimpin Kuswara, Direktur Bina Teknik Bangunan Gedung dan Penyehatan Lingkungan, serta Yuli Imawati, Kepala Balai Teknik Sanitasi. Diskusi berjalan hangat, tapi pesan yang disampaikan tegas sanitasi buruk, rumah tidak sehat.

“Rumah yang baik itu rumah dengan pengolahan limbah terbaik,” ujar Wamen PKP sambil tersenyum.

“Presiden mencanangkan Indonesia ASRI,  Aman, Sehat, Resik, Indah. Sanitasi yang buruk bisa bikin rumah terlihat cantik tapi penghuninya sakit-sakitan. Nggak lucu kan?”

Data dari Balai Teknik Sanitasi menunjukkan fakta mengejutkan pada 2025, hanya 12,5 persen rumah tangga nasional yang punya akses sanitasi aman. Pemerintah menargetkan angka ini naik menjadi 30 persen pada 2029.

Wamen PKP menegaskan, angka kecil ini bukan masalah, tapi peluang besar untuk memperbaiki kualitas hidup masyarakat.

Selain itu, Wamen PKP mengingatkan risiko kesehatan dari sanitasi yang tidak dikelola dengan baik. Dari diare hingga penyakit kulit, semua bisa muncul jika limbah rumah tangga menumpuk. Ia menekankan pentingnya pengelolaan dan penyedotan limbah secara rutin, agar rumah tetap aman dan sehat.

Dalam arahannya, Wamen PKP juga meminta data terbaru dan akurat soal kondisi sanitasi rumah di seluruh Indonesia.

Menurutnya, data ini menjadi dasar kebijakan pemerintah dan akan dilaporkan langsung ke Presiden. “Kalau datanya telat atau salah, kebijakan kita seperti main tebak-tebakan. Tidak mau, kan?” ujar Wamen PKP sambil terkekeh ringan.

Pertemuan ini menjadi pengingat bahwa pembangunan rumah bukan hanya soal tiang dan atap, tapi juga sistem yang menjaga penghuni tetap sehat. Sanitasi yang baik menjadi fondasi utama agar rumah benar-benar nyaman dan aman. Dengan kata lain rumah bisa megah, tapi kalau selokan mampet, semua jadi drama.

Wamen PKP menutup pertemuan dengan pesan ringan tapi mengena “Sanitasi mungkin tidak glamor, tapi esensial. Pastikan setiap rumah di Indonesia punya sanitasi yang aman, sehat, dan menyenangkan bagi penghuninya.”

Dengan kunjungan ini, pemerintah berharap masyarakat semakin sadar bahwa rumah sehat dimulai dari sanitasi yang baik, sekaligus mendorong seluruh pihak terkait untuk mempercepat capaian Program 3 Juta Rumah dengan standar kesehatan yang tinggi.(***)/one