FakfakPapua

Stop Balap Liar! Kapolres Ajak Anak Muda Fakfak Sayangi Nyawa di Jalan Raya

×

Stop Balap Liar! Kapolres Ajak Anak Muda Fakfak Sayangi Nyawa di Jalan Raya

Sebarkan artikel ini

BERITAPRESS, ID FAKFAK/Fenomena balap liar yang kerap meresahkan masyarakat di jalan raya menjadi perhatian serius Kepolisian Resor (Polres) Fakfak. Kapolres Fakfak, AKBP Hendriyana, SE., MH., mengeluarkan himbauan tegas sekaligus edukatif bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menghentikan aksi berbahaya tersebut.

​Kapolres menekankan bahwa jalan raya bukanlah arena balapan. Aksi balap liar bukan hanya soal “gaya-gayaan”, melainkan sebuah tindakan berisiko tinggi yang dapat berujung maut, baik bagi pelaku maupun pengguna jalan lainnya, (21/5/2026).

​”Balap liar bukan ajang keren-kerenan. Aksi ini membahayakan diri sendiri, mengganggu ketertiban umum, dan berisiko fatal bagi nyawa orang lain. Mari kita ubah kebiasaan buruk ini menjadi perilaku berkendara yang tertib,” ujar AKBP Hendriyana.

​Melalui kampanye edukasi terbarunya, Polres Fakfak menyoroti lima alasan utama mengapa masyarakat harus menolak balap liar. Jalan raya digunakan oleh banyak pihak; balap liar merampas hak aman pengguna jalan lain. Tanpa standar keamanan yang benar, benturan kecil dapat berakibat kematian. Kebisingan knalpot dan kerumunan massa sangat mengganggu kenyamanan warga sekitar. Kerugian material hingga fisik tidak hanya ditanggung pelaku, tapi juga keluarga. Gunakan jalan raya sesuai fungsinya dengan mengutamakan etika berkendara.

​AKBP Hendriyana juga memastikan bahwa jajaran Polres Fakfak akan terus meningkatkan patroli di titik-titik rawan balap liar untuk menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif. Beliau mengingatkan warga untuk tidak ragu melaporkan jika melihat adanya indikasi balap liar melalui layanan kepolisian.

​”Jika masyarakat melihat aksi balap liar, segera hubungi layanan kepolisian di nomor 110. Layanan ini bebas pulsa dan aktif 24 jam,” tambahnya.

​Di akhir pesannya, Kapolres mengajak seluruh orang tua untuk lebih ketat mengawasi anak-anak mereka agar tidak terlibat dalam komunitas motor yang mengarah pada kegiatan negatif. “Jalan raya bukan arena balap. Sayangi nyawa Anda, patuhi aturan lalu lintas,” tutupnya, (IB).