BERITAPRESS.ID, PAGAR ALAM | Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Pagar Alam, Hj. Bertha, secara resmi membuka kegiatan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) Kota Pagar Alam Tahun 2026 di Balai Pertemuan Pemerintah Kota Pagar Alam, Kamis (11/6/2026).
Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kota Pagar Alam dalam memperkuat sinergi lintas sektor guna mempercepat penurunan angka stunting serta meningkatkan kualitas kesehatan dan gizi anak-anak di daerah tersebut.
Dalam sambutannya, Hj. Bertha menegaskan bahwa Pemerintah Kota Pagar Alam terus berupaya mempercepat penanganan stunting melalui program inovatif GENTING. Program nasional berbasis gotong royong ini dirancang untuk mengintegrasikan peran berbagai elemen masyarakat dalam memberikan perlindungan dan pemenuhan kebutuhan gizi bagi balita yang berisiko mengalami stunting.
Menurutnya, program GENTING mendorong partisipasi aktif berbagai pihak, mulai dari masyarakat, BUMN, BUMD, sektor swasta, akademisi hingga media massa. Melalui kolaborasi tersebut, Pemkot Pagar Alam optimistis dapat mendukung keberhasilan program Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dalam menekan angka stunting, khususnya di Kota Pagar Alam.
Dalam pelaksanaannya, program ini menghubungkan secara langsung para orang tua asuh dengan Keluarga Berisiko Stunting (KRS). Upaya tersebut difokuskan pada pemberian dukungan nutrisi dan pemantauan kesehatan secara berkala selama 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), yang merupakan periode penting bagi pertumbuhan dan perkembangan anak.
Hj. Bertha juga menginstruksikan instansi terkait, terutama Dinas Kesehatan, agar lebih aktif turun ke lapangan. Langkah yang diharapkan meliputi penyuluhan kesehatan, penyaluran bantuan, serta pemeriksaan kesehatan bagi anak-anak yang membutuhkan.
“Dengan turun langsung ke lapangan, program orang tua asuh dan berbagai program kesejahteraan lainnya dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat,” ujarnya.
Melalui program GENTING, Pemerintah Kota Pagar Alam berharap upaya pencegahan dan penanganan stunting dapat berjalan lebih efektif serta memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas generasi masa depan. (09/PA)




























































