BERITAPRESS.ID, PALEMBANG | Dewan Pengurus Provinsi (DPP) Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (Inkindo) Sumatera Selatan bekerja sama dengan Kencana menggelar pelatihan teknik perencanaan struktur baja ringan dari tanggal 29-30 Juli 2026 bagi anggota Inkindo Sumsel.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) konsultan, khususnya di bidang perencanaan struktur baja ringan yang kini semakin banyak digunakan pada proyek perumahan maupun gedung.
Ketua Dewan Pengurus Propinsi (DPP) INKINDO Sumsel, Ir Ice Trisnawati, SE, ST, MT mengatakan, pelatihan tersebut merupakan langkah nyata organisasi dalam mendukung peningkatan kualitas tenaga konsultan agar mampu mengikuti perkembangan kebutuhan konstruksi.
“Kegiatan ini kami selenggarakan untuk meningkatkan kompetensi anggota Inkindo Sumsel, khususnya dalam bidang perencanaan struktur baja ringan. Saat ini permintaan penggunaan baja ringan pada proyek rumah dan gedung semakin tinggi. Kami ingin konsultan di Sumsel tidak hanya mampu merencanakan, tetapi juga memahami standar teknis serta penerapannya di lapangan,” ujarnya.
Peserta pelatihan merupakan anggota DPP Inkindo Sumatera Selatan. Selain memperkuat kemampuan teknis, kegiatan ini juga menjadi wadah berbagi pengetahuan mengenai perkembangan teknologi konstruksi berbasis baja ringan.
Menurutnya, pelatihan ini merupakan yang pertama kali diselenggarakan oleh DPP Inkindo Sumsel dengan menghadirkan materi teknik baja ringan bekerja sama dengan Tucana.
Ke depan, Inkindo Sumsel berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan untuk meningkatkan kapasitas SDM anggota sekaligus memperkuat sinergi antara konsultan, aplikator, dan produsen material konstruksi.
“Dengan kolaborasi yang baik, kami berharap kualitas perencanaan konstruksi di Sumatera Selatan semakin meningkat sehingga mampu mendukung pembangunan yang lebih efisien, berkualitas, dan aman,” tutupnya.
Menurutnya, material metal dan baja ringan saat ini telah menjadi material utama dalam dunia konstruksi. Selain memiliki bobot yang ringan, baja ringan juga dikenal kuat serta ekonomis sehingga semakin banyak digunakan pada berbagai proyek pembangunan, baik perumahan maupun gedung.
“Metal dan baja ringan saat ini sudah menjadi material utama dalam konstruksi. Material ini ringan, kuat, dan ekonomis sehingga menjadi pilihan utama dalam berbagai proyek pembangunan,” ujarnya.
Sementara Kepala Cabang PT Kencana Logistik Bersama, Muhammad Alfador mengatakan, berkomitmen mendukung peningkatan kualitas konstruksi melalui edukasi dan pelatihan kepada para pelaku jasa konstruksi.
Kencana berkolaborasi dengan DPP Inkindo Sumatera Selatan menggelar pelatihan perencanaan dan pemasangan baja ringan bagi para konsultan. Kegiatan ini bertujuan memberikan dukungan teknis agar para konsultan memiliki pemahaman yang lebih mendalam dalam merancang struktur baja ringan sesuai standar.
Ia mengatakan kolaborasi tersebut merupakan bentuk dukungan perusahaan terhadap peningkatan kompetensi konsultan, khususnya pada aspek perencanaan.
“Tujuan kami berkolaborasi dengan Inkindo adalah memberikan pelayanan dari sisi perencanaan, sehingga teman-teman konsultan dapat lebih mudah melaksanakan tugasnya di lapangan, mulai dari desain awal, perencanaan, hingga proses perhitungan struktur. Kami ingin memberikan dukungan penuh dari sisi teknis,” ujarnya.
Menurutnya, pelatihan ini diharapkan dapat menambah wawasan para konsultan mengenai metode perencanaan struktur baja ringan yang benar berdasarkan kaidah teknis dan perhitungan yang tepat.
“Melalui pelatihan ini, kami ingin berbagi ilmu kepada teman-teman konsultan, terutama mengenai perencanaan, perhitungan beban, serta standar yang baik dan benar dalam penggunaan baja ringan,” katanya.
Dalam pelatihan tersebut, peserta memperoleh dua sesi materi. Salah satunya membahas teknik pemasangan baja ringan yang disampaikan langsung oleh instruktur dari Himpunan Aplikator Indonesia (HAPI).
“Materi hari ini terdiri dari dua sesi. Salah satunya adalah materi teknis pemasangan baja ringan yang disampaikan langsung oleh instruktur dari HAPI. Kami memfasilitasi kehadiran instruktur HAPI ke Sumatera Selatan agar peserta mendapatkan materi yang lebih detail dan sesuai dengan standar aplikasi di lapangan,” jelasnya.
Pelatihan konstruksi baja ringan yang digelar bekerja sama dengan INKINDO menjadi salah satu upaya meningkatkan kompetensi para konsultan dan pelaku konstruksi di Sumatera Selatan. Kegiatan ini menghadirkan instruktur HPI Regional Barat, Ahmad Subagio, yang memberikan materi mengenai perencanaan dan konstruksi baja ringan.
Sementara, Ahmad Subagio dari Himpunan Aplikator Indonesia (HAPI) menjelaskan bahwa dirinya bertugas sebagai instruktur HPI untuk Regional Barat yang meliputi Pulau Sumatera, Pulau Jawa, serta sebagian wilayah Jawa Tengah. Kehadirannya di Palembang merupakan bagian dari upaya berbagi pengetahuan kepada para peserta pelatihan.
”Kami diundang oleh tim penyelenggara bersama INKINDO untuk memberikan sharing terkait pelatihan konstruksi baja ringan. Tujuannya adalah mengedukasi para konsultan dan masyarakat, khususnya di Palembang dan Sumatera Selatan, agar lebih memahami perencanaan serta penerapan konstruksi baja ringan,” ujarnya.
Menurutnya, pelatihan ini juga sejalan dengan berbagai program pemerintah, termasuk upaya mendorong penggunaan material yang lebih efisien dan berkualitas dalam sektor konstruksi.
Ia berharap melalui kegiatan tersebut, peserta dapat memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai keunggulan penggunaan baja ringan, mulai dari aspek perencanaan, kekuatan konstruksi, hingga efisiensi dalam pelaksanaan pekerjaan.
”Harapan kami, pelatihan seperti ini dapat semakin mengedukasi masyarakat mengenai berbagai keuntungan menggunakan produk-produk baja ringan, sehingga penerapannya di dunia konstruksi dapat semakin luas dan tepat sasaran,” tutup Ahmad Subagio. (MR)



























