Lahat

Bupati Lahat Letakkan Batu Pertama Program Bedah Rumah BAZNAS di Kota Baru

×

Bupati Lahat Letakkan Batu Pertama Program Bedah Rumah BAZNAS di Kota Baru

Sebarkan artikel ini

BERITAPRESS.ID, LAHAT | Bupati Lahat Bursah Zarnubi, SE., didampingi Wakil Bupati Lahat Widia Ningsih, SH., MH., melakukan peletakan batu pertama Program Bedah Rumah Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) di Kelurahan Kota Baru, Kabupaten Lahat, Selasa (14/7/2026).

Peletakan batu pertama tersebut menjadi tanda dimulainya pembangunan rumah bagi M. Zaini MD, warga RT 05 RW 02, Kelurahan Kota Baru, yang sebelumnya berdiri dalam kondisi belum selesai.

Lurah Kota Baru Ridiansyah, SE., MM., mengatakan rumah milik penerima manfaat sebelumnya hanya berdiri setengah tiang. Bangunan tersebut kemudian dibongkar secara swadaya oleh masyarakat selama dua hari sebelum proses pembangunan rumah baru dimulai.

Ridiansyah menyambut baik bantuan tersebut dan berharap pembangunan rumah dapat memberikan tempat tinggal yang lebih layak dan nyaman bagi penerima manfaat.

“Atas nama masyarakat Kelurahan Kota Baru, kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Lahat atas perhatian dan kepedulian melalui program ini,” katanya.

Ia menyebut Kelurahan Kota Baru terdiri dari 11 RT dan tiga RW. Menurutnya, dukungan melalui Program Bedah Rumah BAZNAS menjadi bentuk kepedulian nyata terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Lahat Erwin Arsa, SE., MM., menjelaskan bahwa pada 2026 Program Bedah Rumah BAZNAS menargetkan pembangunan empat unit rumah yang tersebar di sejumlah wilayah Kabupaten Lahat.

Keempat rumah tersebut berada di Desa Lubuk Atung, Kecamatan Pseksu; Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Lahat; Kecamatan Kikim Timur; serta Desa Tanjung Telang, Kecamatan Merapi Barat.

Menurut Erwin, seluruh pembiayaan program bersumber dari zakat, infak, sedekah, serta donasi sukarela para muzaki dan dermawan yang dihimpun BAZNAS untuk kepentingan kemanusiaan.

Setiap unit rumah mendapatkan anggaran sebesar Rp35 juta dengan ukuran bangunan 5 x 6 meter. Proses pembangunan juga dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan masyarakat setempat.

Erwin menegaskan, dana bantuan tidak diserahkan secara langsung kepada penerima manfaat. Pengelolaan bantuan dilakukan melalui pihak kelurahan agar proses pembangunan dapat berjalan sesuai ketentuan dan peruntukannya.

“Seluruh bantuan dikelola melalui pihak kelurahan. Jadi, dana tidak diberikan langsung kepada penerima manfaat, tetapi digunakan untuk proses pembangunan rumah sesuai kebutuhan dan ketentuan program,” jelasnya.

Bupati Lahat Bursah Zarnubi mengapresiasi BAZNAS yang terus menjalankan program bedah rumah bagi masyarakat yang membutuhkan.

Menurutnya, program tersebut merupakan bentuk nyata kolaborasi antara pemerintah, BAZNAS, muzaki, dan para dermawan dalam membantu masyarakat memperoleh tempat tinggal yang layak.

Bursah berharap semangat berbagi dan kepedulian para muzaki serta dermawan dapat terus meningkat sehingga jumlah rumah yang dibangun melalui program tersebut juga semakin bertambah.

“Kalau bisa kita bangun hingga 100 rumah setiap tahun untuk masyarakat Kabupaten Lahat. Dengan dukungan para muzaki dan dermawan, insyaallah semakin banyak warga yang mendapatkan bantuan rumah layak huni,” ujar Bupati.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten I Setda Kabupaten Lahat Rudi Thamrin, SH., MM., Kepala Dinas PUPR Beni, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat Lahat, serta para lurah se-Kecamatan Lahat.

Laporan Wartawan : Andes