Scroll untuk baca artikel
Prabumulih

Antisipasi Banjir, Deni Victoria Minta Gotong Royong Bersihkan Saluran Air Digencarkan

×

Antisipasi Banjir, Deni Victoria Minta Gotong Royong Bersihkan Saluran Air Digencarkan

Sebarkan artikel ini

BERITAPRESS.ID, PRABUMULIH | Musim kemarau dapat dimanfaatkan masyarakat untuk mempersiapkan lingkungan menghadapi musim penghujan. Salah satu langkah yang perlu dilakukan adalah membersihkan saluran air, drainase, got, hingga aliran sungai agar tidak tersumbat ketika hujan deras turun.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Prabumulih, H. Deni Victoria, SH, M.Si, mengajak masyarakat bersama Pemerintah Kota Prabumulih menghidupkan kembali semangat gotong royong untuk menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mengantisipasi potensi genangan dan banjir.

Menurut Deni, pembersihan saluran air harus dilakukan secara rutin tanpa menunggu musim hujan tiba. Drainase yang dipenuhi sampah dan material lain berpotensi menghambat aliran air, sehingga dapat memicu genangan di kawasan permukiman.

“Ayo kita sama-sama menjaga kebersihan lingkungan. Bersihkan got, drainase serta sungai, supaya pada saat kemarau berakhir atau ketika musim hujan tiba tidak terjadi genangan atau banjir,” ungkap Deni Victoria ketika dibincangi di Gedung DPRD Prabumulih, Senin, 28 September 2026.

Politisi Partai Demokrat itu menegaskan, upaya mencegah banjir tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga saluran air di lingkungan tempat tinggal masing-masing juga sangat diperlukan.

Karena itu, Deni meminta para lurah, kepala desa, hingga camat untuk mengajak warga melaksanakan kerja bakti secara berkala. Kegiatan gotong royong tersebut diharapkan menjadi agenda rutin, terutama di wilayah yang selama ini rawan mengalami genangan saat hujan deras.

“Harus digencarkan. Jangan mentang-mentang kemarau drainase tidak dibersihkan. Kita harus siapkan antisipasi jika terjadi hujan deras,” tuturnya.

Selain untuk mengurangi risiko banjir, Deni mengatakan, menjaga kebersihan lingkungan juga penting bagi kesehatan masyarakat. Lingkungan yang bersih dan saluran air yang terawat dapat membantu mengurangi potensi munculnya berbagai masalah kesehatan akibat kondisi lingkungan yang kotor.

Ia berharap masyarakat tidak menganggap kegiatan membersihkan got, drainase, dan sungai sebagai tanggung jawab pemerintah semata. Kesadaran dan kepedulian bersama dibutuhkan agar kebersihan lingkungan dapat terjaga secara berkelanjutan.

“Perilaku hidup bersih dan sehat harus kita galakkan agar dijauhkan dari penyakit,” pungkas Deni yang akrab disapa DV tersebut.

Deni menambahkan, langkah sederhana seperti tidak membuang sampah sembarangan dan membersihkan saluran air di sekitar rumah dapat memberikan manfaat besar apabila dilakukan secara bersama-sama.

Dengan mengoptimalkan kegiatan gotong royong selama musim kemarau, masyarakat diharapkan dapat membantu memastikan saluran air lebih siap mengalirkan debit air ketika musim hujan tiba. Upaya ini sekaligus memperkuat kepedulian warga terhadap lingkungan dan mendukung terciptanya kawasan permukiman yang bersih, sehat, serta nyaman. (Dian)