BERITAPRESS.ID, PALEMBANG | Dampak kabut asap yang melanda Kota Palembang membuat SMK Negeri 2 Palembang menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Meski demikian, sekolah tetap memastikan kegiatan belajar mengajar berjalan dan persiapan Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi siswa kelas XII tetap maksimal.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMK Negeri 2 Palembang, M Rianda, M.Kom., mengatakan, pihak sekolah mengambil kebijakan menyesuaikan pelaksanaan gladi TKA dengan kondisi siswa kelas XII yang saat ini sedang menjalani Praktik Kerja Lapangan (PKL) di dunia industri.
Menurutnya, pelaksanaan gladi TKA membutuhkan waktu hingga dua minggu. Sementara itu, sekolah juga telah menjadwalkan pembelajaran dan bimbingan persiapan TKA pada 19–23 Oktober dengan melibatkan guru seni, matematika, bahasa Inggris, serta guru produktif.
Jika seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan secara berurutan, waktu yang dibutuhkan dikhawatirkan mengganggu jadwal PKL siswa, termasuk proses perizinan dari tempat industri.
Karena itu, sekolah memutuskan mengganti kegiatan gladi dengan bimbingan intensif selama satu minggu sebagai persiapan menghadapi TKA.
“Jadi kami mengambil kebijakan untuk pembelajaran gladi-nya itu kami ganti dengan bimbingan satu minggu ini untuk persiapan TKA,” ujar Rianda. Jumat (16/10/2026).
Ia menjelaskan, sebanyak 821 siswa kelas XII akan mengikuti TKA. Hingga saat ini, persiapan pelaksanaan telah dilakukan dan pihak sekolah menyatakan tidak menemukan kendala berarti.
Pelaksanaan TKA direncanakan berlangsung dalam dua gelombang dengan tiga sesi dan memanfaatkan tujuh ruangan. Setiap ruangan akan diisi sekitar 20 peserta, dengan pengawasan untuk memastikan ujian berjalan tertib dan sesuai ketentuan.
Untuk mengantisipasi potensi kecurangan, setiap ruangan akan dilengkapi pengawas, didukung guru dan petugas teknis. Sekolah juga telah memberikan pengarahan kepada siswa mengenai mekanisme pelaksanaan TKA serta pentingnya mengikuti ujian dengan serius.
Terkait target hasil, pihak sekolah berharap seluruh siswa dapat mencapai hasil sesuai kuota yang tersedia. Bahkan, sekolah menargetkan hasil terbaik agar seluruh peserta yang mengikuti TKA dapat memenuhi harapan tersebut.
PJJ Tetap Berjalan, Pembelajaran Praktik Disesuaikan
Di tengah penerapan PJJ akibat kabut asap, SMK Negeri 2 Palembang tetap berupaya menjaga kualitas pembelajaran, termasuk untuk mata pelajaran yang membutuhkan kegiatan praktik.
Rianda menjelaskan, pembelajaran praktik disesuaikan melalui metode daring dengan memanfaatkan aplikasi Zoom atau media virtual lainnya. Guru juga menyiapkan bahan ajar yang dapat diakses siswa, termasuk media pembelajaran interaktif.
Pihak sekolah mengimbau siswa mengikuti pembelajaran dari rumah, sementara guru tetap hadir di sekolah untuk menjalankan tugas mengajar dan memantau proses pembelajaran.
Untuk memastikan PJJ berlangsung efektif, sekolah telah menyiapkan sistem pemantauan berbasis tautan yang dapat diakses oleh para guru.
Melalui sistem tersebut, guru memberikan instruksi pembelajaran melalui grup masing-masing, menyampaikan materi dan tugas, serta melaksanakan pembelajaran virtual sesuai kebutuhan.
Guru juga diwajibkan mengunggah tangkapan layar kegiatan pembelajaran daring, mencantumkan materi dan tugas yang diberikan, serta mengisi daftar kehadiran siswa melalui sistem yang telah disediakan.
Dengan mekanisme tersebut, aktivitas pembelajaran dan kehadiran siswa dapat dipantau secara sistematis oleh pihak sekolah.
Berharap Kabut Asap Segera Berkurang
Lebih lanjut, Rianda berharap kondisi kabut asap di Kota Palembang segera membaik sehingga siswa dapat kembali mengikuti pembelajaran tatap muka di sekolah.
Menurutnya, keselamatan dan kesehatan siswa menjadi perhatian penting dalam pelaksanaan kegiatan belajar mengajar selama kondisi kualitas udara belum membaik.
Pihak sekolah berharap kualitas udara tidak lagi berada pada kategori berbahaya sehingga kegiatan belajar mengajar dapat kembali berlangsung secara normal dan siswa bisa belajar dengan aman dan nyaman. (MR)























