BERITAPRESS.ID, PAGARALAM | Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Dempo Selatan terus menghidupkan berbagai kegiatan keagamaan dan pemberdayaan warga. Salah satunya melalui Gerakan Lailatul Ijtima’ yang digelar di Ranting Kelurahan Kance Diwe, Kecamatan Dempo Selatan, Kota Pagaralam.
Kegiatan tersebut digelar secara rutin setiap malam Senin setelah salat Isya berjamaah di masjid. Program ini menjadi salah satu bentuk upaya MWC NU Dempo Selatan dalam menghidupkan kegiatan organisasi sekaligus mempererat silaturahmi antarwarga Nahdliyin.
Ketua MWC NU Dempo Selatan Kyai Zainal Abidin, M.Pd.I., melalui Sekretaris MWC NU Dempo Selatan Ustaz Iwan Nurdiansyah, mengatakan Lailatul Ijtima’ tidak hanya menjadi wadah untuk memperkuat kegiatan keagamaan, tetapi juga ruang bagi warga untuk bertukar pikiran dan menggali berbagai gagasan.
Menurutnya, semakin sering warga Nahdliyin berkumpul dan berdiskusi, diharapkan akan muncul ide-ide maupun inovasi yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan kualitas kehidupan warga serta memperkuat pengamalan ajaran Ahlussunnah wal Jamaah.
“Semakin sering warga Nahdliyin berkumpul, tentu akan semakin banyak ide dan inovasi yang bisa muncul. Ini dapat menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas dan kuantitas kegiatan warga Nahdliyin sekaligus menggali potensi yang ada di daerah masing-masing,” ujarnya.
Ia menjelaskan, keberadaan Lailatul Ijtima’ juga memiliki arti penting bagi warga MWC NU Dempo Selatan yang sebagian besar berprofesi sebagai petani.
Pertemuan rutin tersebut dapat menjadi sarana untuk saling berbagi pengalaman, pengetahuan, dan pemikiran mengenai aktivitas pertanian maupun usaha yang dijalankan masyarakat.
“Karena sebagian besar warga Jam’iyah NU di Dempo Selatan merupakan petani, Lailatul Ijtima’ ini juga bisa menjadi ajang bertukar pikiran dan pengalaman dalam meningkatkan produktivitas dalam bekerja dan berkarya,” katanya.
Menurutnya, pembahasan dalam Lailatul Ijtima’ tidak sebatas kegiatan majelis taklim atau persoalan keagamaan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang bersama untuk membicarakan berbagai persoalan kehidupan warga dan mencari solusi yang dapat memberikan manfaat secara nyata.
Dengan demikian, Lailatul Ijtima’ diharapkan mampu menjadi wadah untuk memperkuat silaturahmi sekaligus mendorong pemberdayaan masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan warga Nahdliyin.
“Jadi, Lailatul Ijtima’ bukan hanya sarana majelis taklim, tetapi juga menjadi ruang untuk berbagi ide dan pengalaman dalam meningkatkan kesejahteraan kehidupan warga Nahdliyin,” ujarnya.
Kegiatan Lailatul Ijtima’ di Ranting Kance Diwe tersebut berlangsung pada Minggu (27/7/2026) dan menjadi bagian dari upaya MWC NU Dempo Selatan untuk terus menggerakkan kegiatan organisasi hingga tingkat ranting. (09/PA)



























