Pendidikan

Waktu Terbaik Baca Buku Agar Cepat Paham

×

Waktu Terbaik Baca Buku Agar Cepat Paham

Sebarkan artikel ini
foto : ilustrasi/AI

BERITAPRESS.ID |Membaca buku sering dianggap aktivitas ringan. Tinggal duduk, buka halaman, lalu selesai. Tapi kenyataannya, hasil dari membaca sangat dipengaruhi oleh satu hal penting yang sering diabaikan, waktu dan kondisi saat membaca.

Banyak orang sudah rajin membaca, tapi tetap cepat lupa atau mudah lelah. Padahal masalahnya bukan pada bukunya, melainkan pada waktu membaca yang kurang tepat.

Waktu terbaik membaca buku

Secara umum, ada waktu-waktu tertentu di mana otak bekerja lebih optimal dalam menyerap informasi.

Pagi hari (05.00 – 09.00)

Ini adalah waktu di mana otak masih segar setelah istirahat malam.

Pada jam ini, konsentrasi masih tinggi, gangguan masih minim dan daya tangkap lebih cepat

Cara ini cocok untuk membaca buku pelajaran, pengembangan diri, atau materi yang butuh fokus tinggi.

Siang hari (10.00 – 15.00), di jam ini, tubuh sudah aktif dan energi relatif stabil.

Cocok untuk bacaan ringan seperti artikel, ringkasan, atau buku santai. Namun, biasanya banyak distraksi dari aktivitas harian.

Malam hari (19.00 – 22.00)

Ini waktu paling banyak dipilih karena suasana lebih tenang.

Sebagai contoh, sebut saja Dona, seorang mahasiswa yang hanya punya waktu membaca di malam hari setelah semua aktivitas selesai. Suasana kamar yang tenang membuatnya lebih fokus.

Namun tanpa disadari, semakin larut malam, tubuh mulai masuk mode istirahat sehingga fokus tidak sekuat pagi hari.

Lampu ideal untuk membaca malam hari

Selain waktu, pencahayaan juga sangat penting.

Untuk membaca di malam hari, cahaya ideal berada di kisaran 300 – 500 lux

Atau secara sederhana gunakan lampu LED putih netral, tidak terlalu redup dan tidak menyilaukan

Ciri lampu yang baik  misalnya cahaya stabil (tidak berkedip), warna putih netral (4000K–5000K), tidak langsung mengarah ke mata dan fokus ke halaman buku

Jika cahaya terlalu redup mata cepat lelah, harus menyipit, kepala bisa pusing dan sulit fokus. Jika cahaya terlalu terang mata cepat kering, silau, sulit membaca lama dan mengganggu kualitas tidur.

Dampak jika salah waktu dan cahaya

Kebiasaan membaca tanpa memperhatikan kondisi bisa memberikan efek bertahap. Mata cepat lelah

Ditandai dengan perih, berair dan pandangan kabur

Sulit fokus

Informasi tidak terserap maksimal sehingga harus membaca ulang berkali-kali.

Gangguan tidur

Terutama jika membaca terlalu larut dengan cahaya terang. Otak menjadi sulit “berhenti aktif”.

Produktivitas menurun, efek lanjutannya:

  • mudah lelah di siang hari
  • sulit konsentrasi
  • mood menurun

Cara membaca yang lebih efektif

Agar membaca lebih nyaman dan hasilnya maksimal gunakan aturan 20-20-20

Setiap 20 menit, lihat objek sejauh ±6 meter dan selama 20 detik, jaga jarak baca

Idealnya  30-40 cm dari mata, pilih waktu sesuai tujuan

  • pagi: fokus tinggi
  • siang: fleksibel
  • malam: santai tapi jangan terlalu larut
  • Gunakan pencahayaan yang tepat
  • putih netral
  • stabil
  • tidak menyilaukan

Waktu terbaik membaca buku bukan hanya soal kapan sempat, tetapi kapan tubuh dan otak berada dalam kondisi paling optimal.

Pagi hari biasanya menjadi waktu paling efektif karena otak masih segar. Namun jika membaca dilakukan malam hari, pastikan pencahayaan cukup agar mata tidak cepat lelah.

Pada akhirnya, membaca yang baik bukan yang paling lama, tetapi yang paling efektif, nyaman, dan mudah dipahami. (***)