Senyum 50 anak dari 10 desa di dua Kecamatan Lembak, Kabupaten Muara Enim nampak gugup dan harap-harap cemas, dan ada juga sebagian yang bermain dengan teman sebaya di sela-sela antrean sunatan massal, nampak semangat dan kebahagian bercampur jadi satu.
BERITAPRESS.ID, MUARA ENIM | Program Sunatan Massal yang digelar SKK Migas bersama PT Sele Raya Belida (SRB) di wilayah Kecamatan Lembak ini merupakan Program Pengembangan Masyarakat (PPM) yang rutin dijalankan perusahaan migas ini.
Khitan bukan hanya kewajiban agama dan budaya, tetapi merupakan momentum penting dan membutuhkan biaya tidak sedikit, dengan adanya program sosial yang dilakukan perusahaan, ini merupakan bentuk dukungan untuk kesehatan generasi penerus bangsa.
Kegiatan seperti ini bukan hanya seremoni saja, namun merupakan wujud komitmen SKK Migas dan KKKS Sele Raya Belida dalam membangun harmonisasi di tengah masyarakat.
Peningkatan kesehatan anak melalui sunatan massal kepada 50 anak terdiri dari 10 Desa dan 2 Kecamatan yaitu, Desa Lembak, Tapus, Alai Selatan, Alai Induk, Sungai Duren di Kecamatan Lembak dan Desa Melilian, Pedataran, Jambu, Midar, Karang Endah di Kecamatan Gelumbang ini melibatkan tenaga medis profesional dan bekerjasama dengan Rumah sakit Fadhilah Prabumulih.
Sejak pagi, puluhan orang tua mendampingi putra mereka yang akan mengikuti sunat massal nampak menenangkan anaknya yang terlihat tegang, dan adapula yang mengabadikan momen tesebut melalui telepon genggamnya.
Anak-anak ini tidak hanya memperoleh khitan secara gratis, tapi mereka juga menerima bingkisan dan santunan serta perlengkapan sekolah sebagai bentuk perhatian dari pihak perusahaan.
Bagi keluarga yang mengikuti sunat massal, ini bukan sekedar hanya materi, namun program tersebut menjadi bukti nyata hadirnya perusahaan di tengah masyarakat sekitar wilayah operasi.
Salah seorang orang tua peserta merasa terbantu dengan adanya program ini.
“Kami sangat terbantu dengan adanya kegiatan seperti ini. Anak kami bisa dikhitan dengan pelayanan yang baik tanpa harus memikirkan biaya yang besar,” ungkapnya.
Dengan adanya program-program yang menyentuh masyarakat, keberadaan indutri hulu migas tidak hanya bekontribusi terhadap ketahanan energi nasional, tetapi dengan adanya perusahaan pengeboran minyak PT Sele Raya Belida menghadirkan manfaat langsung di tengah masyarakat.
Di penghujung sunat massal nampak wajah-wajah ceria peserta yang habis dikhitan menjadi gambaran tentang sebuah kepedulian dari ruang pelayanan kesehatan itu tumbuh harapan, agar anak-anak desa dapat tumbuh lebih sehat, percaya diri, dan siap menatap masa depan yang lebih baik.
Bagi mereka, hari itu bukan sekedar hari menjalani khitan saja, namun hari itu adalah hari ketika perhatian, kepedulian, dan kebersamaan hadir dalam bentuk nyata dari perusahaan.
Komitmen SKK Migas dan KKKS
Valentina Rering, Public Relations Supervisor PT Sele Raya Belida (SRB), mengatakan, untuk tahun 2026, di bidang kesehatan yang akan dilakukan SRB adalah pemberian makanan tambahan untuk ibu hamil untuk mencegah stunting.

“Strategi yang diterapkan diawal dengan identifikasi kebutuhan masyarakat melalui koordinasi dengan pemerintah kecamatan dan desa. Program-program yang dijalankan harapannya tidak hanya berfokus pada bantuan jangka pendek saja,” ujarnya.
Menurutnya, SRB tidak hanya merealisasikan PPM pada bidang kesehatan saja, namun pada bidang lain seperti pendidikan, pengembangan keterampilan masyarakat terus direalisasikan. Untuk melaksanakan program tersebut SRB berkoordinasi dengan pemerintah desa dalam perealisasian Program PPM.
“Melalui berbagai program yang dijalankan, SRB ingin turut mendukung peningkatan kualitas hidup dan pengembangan sumber daya manusia sejak usia dini. SRB yakin investasi pada kesehatan dan pendidikan anak merupakan investasi jangka panjang yang akan bermanfaat juga untuk kemajuan daerah,” bebernya.
SRB berharap generasi muda dapat menggunakan berbagai kesempatan dan dukungan yang tersedia untuk terus belajar dan mengembangkan potensi diri.
Melalui kegiatan seperti sunatan massal, SRB berharap dapat membantu meringankan beban masyarakat sekaligus memberikan manfaat yang dapat dirasakan secara langsung.
“SRB menginginkan bahwa keberadaan SRB tidak hanya berfokus pada kegiatan operasi, tetapi juga pada upaya memberikan kontribusi positif bagi masyarakat di sekitar wilayah kerja (WK). Program-program yang kami laksanakan merupakan bagian dari komitmen SKK Migas dan KKKS,” tutupnya.
Mendukung Ketahanan Energi
Kepala Departemen Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Syafei Safri menegaskan, kegiatan eksplorasi dalam upaya menjaga keberlanjutan produksi migas nasional, sekaligus mendukung ketahanan Energi yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah.
Ia menjelaskan, pemerintah melalu Presiden memberikan perhatian besar terhadap upaya menjaga kedaulatan dan ketahanan energi nasional.
Ia menjelaskan, kegiatan ekspolorasi di wilayah Kabupaten Muara Enim yang dilakukan SRB menunjukkan hal positif. Setiap ekspolrasi mampu memberikan temuan yang mendukung peningkatan potensi produksi migas.
”Selain berkontribusi terhadap peningkatan produksi nasional, kegiatan ini juga memberikan dampak ekonomi bagi daerah melalui peningkatan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) serta diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar,” ujarnya.
Kesehatan di Mata Sele Raya Belida
Komitmen PT Sele Raya Belida untuk meningkatkan kesehatan di tengah masyarakat bukan hanya isapan jempol semata, namun hal ini ditunjukkan dengan berbagai program kesehatan yang terus menyentuh masyarakat.

Seperti di Banyuasin, SRB menyalurkan berbagai macam peralatan kesehatan untuk pukesdes di sana, dan menggelar pengobatan gratis sekaligus memberikan susu Prenagen dan makanan pendukung untuk ibu hamil dan lanjut usia.
Selain itu warga juga meminta di adakan pengobatan gratis di wilayah masing-masing.
Tentunya, program ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan dalam mendukung kesehatan masyarakat, terkhusus kelompok yang membutuhkan perhatian lebih.
SRB Fokus Dunia Pendidikan
Dalam dunia pendidikan, Sele Raya Belida fokus dalam Program Pengembangan Masyarakat, dan dukungan ini di wujudkan dengan merehab Gedung SD Negeri 12 Gelumbang di desa Melilian.

Selain itu SRB juga melakukan peningkatan sarana dan prasarana PAUD Al-Barokah di Dusun II Desa Pagar Bulan, Kecamatan Rantau Bayur, Kabupaten Banyuasin.
Dengan adanya rehab ini, SRB berharap adanya perusahaan migas di tengah-tengah masyarakat dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih nyaman serta dapat mendukung pendidikan anak-anak di daerah.
Dukung Pembangunan Desa
Kontribusi KKKS satu ini dalam mendukung pembangunan desa diwujudkan melalui pembangunan Turap di tepi sungai sepanjang jalan raya Desa Tapus, Kecamatan Lembak. Dengan adanya pembangunan ini, SRB berharap bisa mengurangi abrasi dan sekaligus menjaga transportasi masyarakat.
Selain itu dalam menunjang kebutuhan sanitasi masyarakat, SRB juga membangun fasilitas MCK di Gedung Olahraga Desa Tapus agar warga nyaman dalam beraktivitas.
Peduli Lingkungan
PT Sele Raya Belida (SRB) bersama SKK Migas menunjukkan kepedulian lingkungan yang tinggi, melalui program penanaman Mangrove di Desa Sungsang IV, Kecamatan Banyuasin II, Kabupaten Banyuasin.

Untuk penanaman Magrove, SRB menebar 50 bibit pohon Magrove, hal ini dilakukan untuk menjaga ekosistim pesisir, mencegah abrasi dan sekaligus mengajak masyarakat bahwa betapa pentingnya menjaga lingkungan hidup.
Ringankan Beban Warga Terdampak Bencana
Tidak hanya membantu di sekitar wilayah operasi kerja, bentuk kepedulian juga dilakukan di luar wilayah kerja, hal ini dilakukan SRB dalam membantu korban bencana di wilayah Aceh. Dengan adanya bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban Masyarakat, dan intinya ini merupakan wujud solidaratas perusahaan migas terhadap sesama yang menghadapi kondisi sulit.
PT Sele Raya Belida (SRB) terus membuktikan peranannya di dunia migas dan bukan sebagai pencari minyak dan gas bumi (migas) saja, namun perusahaan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) di bawah pengawasan SKK Migas ini, kehadirannya di Blok Belida terus menyalakan harapan, kemandirian dan menghadirkan senyum ditengah-tengah warga dan menjadi salah satu perusahaan KKKS yang berdampak langsung kepada kesejahteraan masyarakat di wilayah operasinya.
Penulis : Muhammad Asri





























































