BERITAPRESS, ID FAKFAK/Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Barisan Merah Putih (BMP) Kabupaten Maybrat resmi dilantik dalam sebuah prosesi khidmat yang dihadiri oleh jajaran Pemerintah Daerah, unsur TNI-Polri, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen pemuda di Kabupaten Maybrat.
Pelantikan ini menjadi momentum strategis bagi BMP untuk memperkuat perannya sebagai mitra pemerintah dalam mengawal program pembangunan nasional maupun daerah, serta menjaga kondusivitas wilayah.
Mewakili Pemerintah Kabupaten Maybrat, Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Maybrat, Apilius Kambu, S.Kep., menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh jajaran pengurus yang baru dilantik. Ia menegaskan bahwa jabatan ini adalah amanah yang menuntut sinergi nyata di lapangan.
”Keberadaan BMP diharapkan menjadi mitra strategis bagi pemerintah, TNI, dan Polri dalam mengawal program pembangunan hingga ke tingkat kampung. Kami berharap pengurus yang baru dilantik dapat menjalankan tanggung jawab dengan baik demi menjaga stabilitas keamanan dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Maybrat,” ujar Apilius.
Senada dengan hal tersebut, Plt Ketua Pelaksana Harian Barisan Merah Putih Provinsi Papua Barat Daya, Joas Saflembolo, menekankan bahwa BMP hadir sebagai elemen pemersatu. Ia memastikan bahwa organisasi ini akan terus memperluas jangkauan organisasinya di wilayah Papua Barat Daya, termasuk rencana pelantikan pengurus di Kabupaten Tambrauw dalam waktu dekat.
”Tujuan utama kita adalah memperkuat persatuan dan kesatuan. BMP hadir untuk membantu masyarakat dan bersinergi dengan pemerintah daerah maupun aparat keamanan demi menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan sejahtera,” jelas Joas.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua DPD BMP Provinsi Papua Barat Daya yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Rakyat Papua (MRP) Provinsi Papua Barat Daya, Alfons Kambu, memberikan apresiasi atas terbentuknya kepengurusan di tingkat kabupaten. Menurutnya, BMP adalah wadah yang tepat bagi generasi muda untuk mengasah wawasan kebangsaan dan semangat bela negara.
Alfons menegaskan bahwa organisasi ini harus menjadi jembatan komunikasi yang positif di tengah masyarakat. Ia mendorong pengurus untuk proaktif berkolaborasi dengan organisasi kepemudaan lain, seperti KNPI, dalam mendukung program pemerintah.
”BMP harus mampu merangkul berbagai elemen masyarakat. Saya mengajak seluruh pengurus untuk terus berkontribusi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta bersinergi dengan TNI-Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban di tanah ini,” tegas Alfons.
Dengan hadirnya kepengurusan DPC BMP di Kabupaten Maybrat, diharapkan organisasi ini dapat menjadi garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan sekaligus menjadi mitra aktif pemerintah dalam mewujudkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan bagi masyarakat Maybrat, (IB).



























































