BERITAPRESS.ID, MUARA ENIM | Pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1447 Hijriah di Kecamatan Ujanmas berlangsung khidmat meski diwarnai dinamika perbedaan penentuan awal bulan Syawal. Sementara jemaah Muhammadiyah melaksanakan sholat Ied pada Jumat (20/3), pemerintah bersama Nahdlatul Ulama (NU) menetapkan Idul Fitri jatuh pada 21 Maret.
Sholat Ied yang digelar oleh jemaah Muhammadiyah Ujanmas berjalan lancar dan penuh kekhusyukan. Warga dari berbagai desa di wilayah Kecamatan Ujanmas tampak berbondong-bondong menghadiri pelaksanaan ibadah tersebut.
Awalnya, kegiatan direncanakan berlangsung di lapangan terbuka. Namun, hujan yang mengguyur lokasi membuat panitia mengalihkan pelaksanaan ke dalam Masjid Istiqomah Muhammadiyah Ujanmas Baru.
Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Ujanmas telah menyiapkan lokasi pelaksanaan dengan baik, sehingga ibadah tetap dapat berlangsung dengan tertib dan nyaman meski terjadi perubahan tempat secara mendadak.
Ketua PCM Ujanmas, Syarif Husin, menyampaikan bahwa penetapan 1 Syawal mengikuti keputusan Majelis Tarjih Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang menggunakan metode hisab. Ia juga mengimbau jemaah untuk menghadiri dan menjaga ketertiban selama ibadah.
“Meskipun terdapat perbedaan dalam penentuan hari raya, masyarakat diimbau untuk tetap saling menghormati dan menjaga persatuan dan kesatuan, jadikan perbedaan merupakan suatu rahmat dari Allah SWT,” ujarnya.
Pelaksanaan sholat Ied dipimpin oleh Imam dan Khotib Ustad Ihksan S.Th.I, yang dalam khutbahnya mengajak para jemaah untuk terus meningkatkan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa serta istiqomah menjalankan kewajiban yang telah diperintahkan melalui Nabi dan Rasul-Nya.
Laporan: Andi Candra


















































